PALANGKA RAYA – Pasokan MinyaKita yang diterima Perum Bulog Kantor Wilayah Kalimantan Tengah mencapai sekitar 13 juta liter sepanjang Januari-Agustus 2026. Untuk September, Bulog Kalteng mengajukan tambahan pesanan sebesar 3,3 juta liter untuk menjaga ketersediaan pasokan di daerah.
Pemimpin Wilayah Bulog Kalteng Erwin Budiana mengatakan pemesanan September diarahkan untuk menjaga stok di pasar lokal. “September ini rencana purchase order 3,3 juta liter,” ujarnya pada 26 September 2026.
Erwin menyebut kondisi pasokan saat ini masih berjalan. “Pasokan MinyaKita sampai saat ini masih lancar,” katanya.
Namun, volume pasokan dapat berubah mengikuti ketersediaan dari perusahaan yang bermitra dengan Bulog.
Dalam tiga bulan terakhir, pasokan MinyaKita yang diterima Bulog Kalteng rata-rata sekitar 2,5 juta liter per bulan. Data bulanan menunjukkan pasokan Juni mencapai 2,5 juta liter, Juli 2,5 juta liter, dan Agustus sekitar 2,4 juta liter.
Bulog mencatat pasokan Januari masih sekitar 28,8 ribu liter, kemudian naik menjadi 2,2 juta liter pada Februari dan 1,8 juta liter pada Maret. April mencapai 1,2 juta liter, Mei sekitar 517,2 ribu liter, sedangkan Juni hingga Agustus berada pada kisaran 2,4–2,5 juta liter.
Erwin menjelaskan fluktuasi tersebut tergantung ketersediaan di pabrik yang menjadi mitra penyaluran. Saat ini pasokan berasal dari empat perusahaan mitra.
Ia mengatakan, volume tiga bulan terakhir masih stabil dengan rata-rata sekitar 2,5 juta liter per bulan. Langkah penambahan pesanan September menjadi bagian dari upaya mempertahankan kesinambungan pasokan MinyaKita di pasar daerah.(fit/*)

Komentar