KASONGAN – Isu dugaan perselingkuhan yang menyeret Wakil Bupati Katingan Firdaus dan Tri Yulia Fajrianti, figur yang diberitakan sebagai Putri Pariwisata Palangka Raya 2025, berkembang menjadi polemik setelah beredar di media sosial. Keduanya telah menyampaikan bantahan, tetapi asal-usul tuduhan dan bukti yang mendasarinya belum terungkap.
Dalam klarifikasi resmi pada Senin (2/11/2026), Firdaus menyebut tuduhan tersebut bermula dari unggahan sebuah akun TikTok pada 23 Oktober 2026. Ia membantah informasi itu dan menyebutnya sebagai fitnah yang merugikan nama baik pribadi, keluarga, serta jabatan yang diembannya.
Sementara itu, Tri mengaku tidak pernah memiliki hubungan dengan Firdaus, bahkan menyatakan belum pernah bertemu secara langsung.
Rangkaian Perkembangan Klarifikasi
| Tanggal | Pihak | Perkembangan |
|---|---|---|
| 23 Oktober 2026 | Firdaus | Menurut klarifikasi Firdaus, sebuah akun TikTok mengunggah tuduhan yang menyeret namanya. |
| 30 Oktober 2026 | Tri | Membantah isu perselingkuhan dan kabar kehamilan. Ia menyatakan sedang mengumpulkan bukti untuk kemungkinan melapor ke polisi. |
| 30 Oktober 2026 | Firdaus | Merespons konfirmasi wartawan melalui WhatsApp dan menyebut tuduhan tersebut sebagai fitnah keji. |
| 2 November 2026 | Firdaus | Menyampaikan klarifikasi resmi di Ruang Rapat Bupati Katingan dan menyatakan sedang mempertimbangkan langkah hukum. |
Firdaus sebut tuduhan tidak berdasar
Dalam pernyataannya pada 30 Oktober, Firdaus memberikan jawaban singkat ketika diminta menanggapi isu tersebut.
“Fitnah yang keji, dari orang yang tidak bertanggung jawab,” sebut Firdaus.
Saat itu, Firdaus juga mengaku masih mengalami trauma akibat tuduhan tersebut.
Dua hari kemudian, (Senin, 2/11/2026) ia menyampaikan klarifikasi secara resmi di Ruang Rapat Bupati Katingan, didampingi Sekretaris Daerah Christian Rain, Ketua MUI Katingan Al Mujahidin, Ketua FKUB Edi Rahmat Sosiawan, serta sejumlah kepala OPD.
“Informasi tersebut adalah tidak benar (hoaks), tidak berdasar, dan merupakan fitnah yang mencemarkan nama baik saya secara pribadi maupun institusi jabatan sebagai Wakil Bupati Katingan,” tegas Firdaus.
Ia menyatakan sedang mempertimbangkan langkah hukum terhadap pihak-pihak yang diduga sengaja menyebarkan informasi tersebut.
Tri mengaku tidak pernah bertemu Firdaus
Sebelumnya, Tri menyampaikan bantahan pada 30 Oktober. Ia mengatakan tidak memiliki hubungan apa pun dengan Firdaus dan tidak pernah bertemu maupun menghadiri kegiatan bersama.
“Karena memang aku tidak ada hubungan apa-apa sama beliau. Ketemu pun secara langsung belum pernah,” ungkapnya.
Tri juga membantah narasi mengenai kehamilan yang ikut beredar. Ia menyatakan siap menjalani pemeriksaan untuk membuktikan bantahannya.
Selain itu, Tri mengaku sedang mengumpulkan bukti dan mempertimbangkan melaporkan penyebaran informasi tersebut ke Polresta Palangka Raya.
Dari mana isu bermula?
Satu petunjuk muncul dari keterangan Tri. Ia menduga informasi tersebut mulai berkembang setelah perusahaan tempatnya bekerja menggelar kegiatan peresmian yang mengundang unsur Forkopimda, pejabat pemerintah, dan awak media di Kasongan.
Tri menyebut Bupati dan Wakil Bupati Katingan tidak menghadiri kegiatan tersebut. Namun, ia mengaku tidak mengetahui secara pasti penyebab munculnya tuduhan yang kemudian beredar.
Sementara itu, Firdaus menyebut unggahan TikTok pada 23 Oktober sebagai titik awal tuduhan. Salah satu akun yang disebut adalah Matarakyatkalteng. Namun, belum ada verifikasi independen yang memastikan akun tersebut merupakan pengunggah pertama atau sumber asli informasi.
Status persoalan
Hingga 2 November 2026, belum ditemukan konfirmasi resmi mengenai laporan polisi yang telah diterima terkait polemik tersebut. Tri masih menyatakan rencana pelaporan, sedangkan Firdaus baru menyebut sedang mempertimbangkan langkah hukum.
Fakta yang dapat dipastikan sejauh ini adalah beredarnya isu, munculnya bantahan dari kedua pihak, dan rencana menempuh jalur hukum. Adapun dugaan perselingkuhan maupun narasi lain yang menyertainya belum didukung bukti independen yang dapat diverifikasi.(fah/*)

Komentar