Advertisement
Kalimantan Tengah Nasional
Beranda / Nasional / WALHI Petakan 15 Anggota RSPO Terindikasi Karhutla

WALHI Petakan 15 Anggota RSPO Terindikasi Karhutla

Aksi bertajuk “RSPO is Greenwashing!” yang digelar bertepatan dengan pelaksanaan RT RSPO 2026.

JAKARTA – Analisis Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) memetakan 15 entitas korporasi yang terindikasi mengalami keterkaitan dengan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), sekaligus tercatat sebagai anggota Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO).

Pemetaan tersebut mencakup 14 grup korporasi dan satu perusahaan. WALHI menyebut analisis dilakukan berdasarkan titik panas dengan tingkat kepercayaan di atas 80 persen serta temuan lapangan.

Lima belas entitas yang disebut dalam siaran pers WALHI, 4 November 2026, yakni Genting Plantation Berhad, SD Guthrie Berhad, Kuala Lumpur Kepong Berhad, United Plantations Bhd, First Resources Limited, Golden Agri Resources, Musim Mas Holdings Pte. Ltd., Wilmar International Limited, PT Astra Agro Lestari Tbk, Bumitama Agri Ltd., PT Prime Agri Resources Tbk, PT Sumber Tani Agung Resources Tbk, PT Sawit Sumbermas Sarana, PT Triputra Agro Persada Tbk, dan PT Palmina Utama.

WALHI menilai temuan tersebut menimbulkan pertanyaan terhadap efektivitas sertifikasi RSPO. Sebab, skema yang mengklaim mendorong praktik sawit berkelanjutan dinilai belum cukup menjamin pencegahan kerusakan lingkungan dan pemulihan dampaknya.

Pengkampanye Hutan dan Kebun WALHI, Umi Ma’rufah, mengingatkan sertifikasi tidak boleh menjadi pelindung korporasi dari tanggung jawab lingkungan.

Dari Misi Water Bombing hingga Jatuh di Sungai Perlu, Ini Kronologi Kecelakaan Mi-17 TNI AD

“Sertifikasi seharusnya tidak menjadi tameng bagi korporasi untuk menghindari pertanggungjawaban atas karhutla,” tegas Umi.

WALHI meminta perusahaan yang terbukti melanggar standar lingkungan dikenai sanksi tegas, termasuk evaluasi hingga pencabutan sertifikasi apabila memenuhi dasar dan ketentuan yang berlaku.

Kritik ini disampaikan WALHI Eksekutif Nasional, WALHI Kalimantan Tengah, dan TuK INDONESIA melalui aksi “RSPO is Greenwashing!” yang berlangsung bersamaan dengan RT RSPO 2026 di Jakarta.(fit/*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *