Advertisement
Palangka Raya
Beranda / Palangka Raya / 36 Titik Terdampak Asap Kalteng Dapat 125 Ribu Masker

36 Titik Terdampak Asap Kalteng Dapat 125 Ribu Masker

Masker bantuan untuk masyarakat terdampak kabut asap karhutla Kalteng yang disalurkan ke sejumlah titik di Palangka Raya.

PALANGKA RAYA – Sebanyak 125.000 masker disiapkan untuk masyarakat terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Tengah, dengan distribusi diarahkan ke 36 lokasi terdampak di sejumlah wilayah.

Bantuan terdiri atas 90.000 masker dewasa dan 35.000 masker anak. Sebagian masker telah dibagikan, sementara penyaluran berikutnya dijadwalkan berlangsung dalam enam hari setelah bantuan tiba di Palangka Raya.

Pengiriman bantuan sempat tertahan selama 10 hari di Jakarta. Hambatan terjadi karena penghentian sementara operasional penerbangan akibat aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau dan kondisi kabut asap di Kalteng.

Ketua Yayasan Sahabat Teras Narang, Alfina Narang, mengatakan bantuan itu diarahkan untuk masyarakat yang terdampak langsung.

“Mereka yang terdampak karhutla adalah saudara-saudara kami. Kami ingin hadir, peduli, dan melakukan apa yang kami bisa,” kata Alfina.

Katingan Belajar Skema Santunan Korban Kebakaran dari Kapuas

Distribusi akan dikoordinasikan Yayasan Sahabat Teras Narang bersama pihak yang menginisiasi bantuan. Sasaran utamanya adalah masyarakat yang menghadapi penurunan kualitas udara akibat asap karhutla.

“Penyaluran kami prioritaskan kepada wilayah terdampak agar bantuan perlindungan dasar dapat segera diterima masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Ketua ISP periode 2026–2029, Efika Rosemarie, menyebut bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap bencana yang terjadi di Kalimantan.

“Inisiatif ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap bencana yang terjadi di Kalimantan sekaligus upaya memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Efika.

Data yang disampaikan dalam laporan tersebut menyebutkan penduduk Kota Palangka Raya mencapai 318.247 jiwa berdasarkan data BPS 2025. Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya juga mencatat 135 kasus ISPA terkait bencana asap karhutla hingga 19 September 2026.

Polres Kotim Ungkap Dugaan Pencurian di 16 TKP

Penyaluran masker menjadi salah satu respons nonpemerintah di tengah kondisi karhutla yang masih berdampak terhadap kualitas udara di sejumlah wilayah Kalteng. (fit/*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *