MUARA TEWEH – Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara bersama Inspektorat melakukan monitoring dan evaluasi kondisi sarana serta prasarana di SD Negeri 2 Muara Inu (Kareho) dan SD Kunjung setelah muncul informasi mengenai kondisi sekolah di tengah masyarakat dan media sosial.
Kepala Dinas Pendidikan Barito Utara Muhammad Iman Topik mengatakan informasi yang berkembang tidak langsung dijadikan kesimpulan. Pemerintah memilih turun ke lapangan untuk memastikan kondisi sekolah berdasarkan data yang dapat diverifikasi.
“Informasi yang disampaikan masyarakat, termasuk yang beredar melalui media sosial, tentu menjadi perhatian kami,” kata Iman. Kamis (24/4/2026).
Ia menjelaskan verifikasi diperlukan agar pemerintah memiliki gambaran objektif mengenai kondisi fasilitas dan kebutuhan masing-masing sekolah.
Tim kemudian melakukan pengecekan langsung sekaligus menghimpun data mengenai kebutuhan sarana dan prasarana.
“Monitoring dan evaluasi ini penting dilakukan,” ujar Iman.
Hasil pemeriksaan akan menjadi bahan evaluasi untuk menentukan langkah tindak lanjut sesuai kondisi sekolah dan kemampuan daerah.
Anggota DPRD Barito Utara Jamilah menilai pemeriksaan langsung menjadi langkah penting untuk memastikan informasi publik tidak berhenti sebagai kabar.
“Langkah Dinas Pendidikan bersama Inspektorat turun langsung ke sekolah tentu patut diapresiasi,” katanya.
Menurut Jamilah, hasil verifikasi harus menjadi dasar pengambilan keputusan. “Kita berharap hasil monitoring ini menghasilkan data yang jelas dan objektif,” ujarnya. DPRD juga menilai kebutuhan fasilitas sekolah harus dipetakan berdasarkan skala prioritas.
Tahap selanjutnya adalah menindaklanjuti hasil monitoring dengan pemetaan kebutuhan, menentukan prioritas penanganan dan menyesuaikannya dengan ketentuan serta kapasitas anggaran daerah. Dengan demikian, informasi yang awalnya berkembang di masyarakat dapat berujung pada keputusan berbasis kondisi faktual.

Komentar