Advertisement
Barito Utara
Beranda / Barito Utara / Literasi Numerasi Diperkuat, Guru SD Barut Berbagi Praktik

Literasi Numerasi Diperkuat, Guru SD Barut Berbagi Praktik

Kegiatan Literasi Numerasi Gugus 8 di SD Negeri 2 Malawaken, Barito Utara, melibatkan tiga sekolah.

MUARA TEWEH – Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara memperkuat kemampuan literasi dan numerasi pada jenjang pendidikan dasar melalui kegiatan Literasi Numerasi (Litnum) Gugus 8 yang berlangsung di SD Negeri 2 Malawaken.

Kegiatan tersebut melibatkan SD Negeri 1 Malawaken, SD Negeri 2 Malawaken dan SD Santa Maria Muara Teweh dengan pendampingan Fasilitator Daerah dari BPMP Provinsi Kalimantan Tengah Ch. Endar Praptiningsih. Fokus kegiatan diarahkan pada peningkatan kapasitas pendidik dalam merancang pembelajaran yang lebih efektif dan kontekstual.

Kepala Dinas Pendidikan Barito Utara, Muhammad Iman Topik mengatakan literasi dan numerasi mempunyai fungsi lebih luas daripada sekadar kemampuan dasar.

“Literasi dan numerasi bukan hanya kemampuan membaca, menulis, atau berhitung,” katanya.

Menurut Iman, kemampuan tersebut menjadi dasar peserta didik untuk memahami informasi, berpikir kritis, memecahkan masalah dan menggunakan pengetahuan dalam kehidupan sehari-hari. Karena itu, penguatannya membutuhkan proses yang berkelanjutan dan tidak cukup dilakukan melalui satu kegiatan.

Raperda Pendidikan Kotim Disiapkan Sesuai Kebutuhan Daerah

Forum Litnum juga dimanfaatkan sebagai ruang berbagi pengalaman antarpendidik. “Kegiatan Litnum menjadi ruang bagi para pendidik untuk saling berbagi praktik baik,” ujar Iman.

Pendekatan tersebut menempatkan guru sebagai bagian penting dalam peningkatan mutu pembelajaran. Kolaborasi antara pemerintah daerah, BPMP dan satuan pendidikan diharapkan membantu sekolah menerapkan strategi pembelajaran yang menyesuaikan kebutuhan serta perkembangan peserta didik.

Dinas Pendidikan Barito Utara berharap peningkatan kapasitas guru dapat berujung pada perbaikan kualitas pembelajaran di sekolah dasar dan pada akhirnya mendorong kemampuan literasi serta numerasi peserta didik di wilayah tersebut.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *