SUKAMARA – Temuan korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 di pesisir Kabupaten Sukamara bertambah menjadi tujuh jenazah hingga Sabtu, 26 September 2026. Empat jenazah tambahan ditemukan dalam penyisiran dari Jumat malam hingga Sabtu pagi.
Kasi Humas Polres Sukamara Ipda Evri Ertanto mengatakan tiga jenazah terbaru ditemukan di Kecamatan Pantai Lunci, sementara satu lainnya ditemukan di Desa Sungai Raja, Kecamatan Jelai.
“kembali ditemukan tiga jenazah,” kata Evri. Minggu (27/9/2026).
Tiga jenazah sebelumnya ditemukan di kawasan pesisir Desa Sungai Tabuk, Kecamatan Pantai Lunci, pada Jumat, 25 September 2026. Dengan empat temuan berikutnya, jumlah jenazah yang ditemukan di wilayah Sukamara menjadi tujuh.
“Jadi total semuanya ada tujuh jenazah,” ujar Evri.
Temuan di Sukamara menjadi bagian dari pencarian korban KM Virgo yang terus berlangsung. Pada hari ke-14 operasi SAR, tujuh korban kembali ditemukan di wilayah perairan Kalimantan Tengah, termasuk empat di Sukamara.
Direktur Operasi Basarnas Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo Nur Sasongko mengatakan temuan di Kalteng terus ditangani untuk proses identifikasi.
“Hari ini tujuh korban kembali ditemukan di Kalimantan Tengah,” kata Yudhi.
Evakuasi korban dari wilayah Kalteng menghadapi kendala kabut asap. Sebagian korban dibawa melalui jalur darat menuju RS Bhayangkara Banjarmasin untuk proses identifikasi.
“Malam ini juga ketujuh korban akan digeser ke Banjarmasin,” ujar Yudhi.
Secara keseluruhan, hingga 27 September pukul 10.00 WIB, Basarnas mencatat 172 orang telah ditemukan, terdiri dari 108 selamat dan 64 meninggal dunia. Sebanyak 71 orang masih dalam pencarian dari total 243 orang dalam manifes KM Virgo Transport 8.
Identitas tujuh jenazah yang ditemukan di Sukamara belum dapat disimpulkan hanya berdasarkan lokasi penemuan. Proses identifikasi tetap menjadi tahap berikutnya sebelum status masing-masing korban dipastikan.(han/*)

Komentar