KATINGAN – SMA Negeri 2 Katingan Kuala, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, meraih Juara I Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 tingkat nasional. Prestasi itu menjadi sorotan karena diraih sekolah dari kawasan yang menghadapi keterbatasan geografis.
Tim sekolah tersebut menjalani rangkaian persiapan dan kompetisi sebelum akhirnya meraih posisi tertinggi nasional.
Anggota tim LCC SMAN 2 Katingan Kuala, Riswati, mengungkapkan dukungan pemerintah daerah turut berperan dalam proses persiapan, khususnya melalui penguatan pembelajaran digital.
“Dukungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, khususnya dalam peningkatan kualitas pendidikan dan digitalisasi pembelajaran, turut membantu tim dalam mempersiapkan diri menghadapi kompetisi,” ujar Riswati.
Menurut dia, fasilitas seperti papan tulis atau TV interaktif memberi dukungan dalam proses pembelajaran dan bimbingan.
Guru pembimbing tim, Indah Fitriani, mengatakan pencapaian tersebut merupakan buah dari latihan yang konsisten dan disiplin.
“Kami berusaha selalu konsisten dan mendisiplinkan anak-anak agar tetap bisa menerapkan 4 Pilar MPR RI, yaitu Pancasila, UUD 1945, TAP MPR, dan Bhinneka Tunggal Ika,” katanya.
Ia mengatakan materi empat pilar tidak berhenti pada kebutuhan kompetisi, tetapi juga menjadi bagian dari pembentukan karakter dan wawasan kebangsaan peserta didik.
“Kita berharap Bumi Pancasila kita di Kalimantan Tengah bisa terus jaya dengan mempersiapkan peserta didik dan generasi penerus bangsa yang berwawasan 4 Pilar MPR RI,” ujar Indah.
Kepala SMAN 2 Katingan Kuala Sumanto menilai prestasi tersebut membuktikan bahwa peserta didik di daerah dapat berkembang apabila mendapat kesempatan dan dukungan yang memadai.
“Dinas Pendidikan Kalimantan Tengah telah membantu memfasilitasi kami dan memberikan ruang bantuan digitalisasi bagi kami sehingga bisa mempersiapkan tim LCC menjadi lebih baik,” katanya.
“Setiap peserta didik mempunyai potensi. Mari sama-sama kita bantu dan kita berikan ruang agar anak-anak bisa mengaktualisasikan dan mengembangkan potensinya tersebut,” lanjut Sumanto.(DN/*)

Komentar