Advertisement
Kotawaringin Timur
Beranda / Kotawaringin Timur / Pelajar Sampit Raih Medali Perunggu OSN Biologi Nasional

Pelajar Sampit Raih Medali Perunggu OSN Biologi Nasional

Axel Giyofandhi, siswa SMAN 1 Sampit, meraih medali perunggu OSN Biologi Nasional 2026 di Malang.

SAMPIT – Pelajar Kalimantan Tengah kembali mencatat prestasi di tingkat nasional. Axel Giyofandhi, siswa kelas XI SMAN 1 Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, meraih medali perunggu Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2026 bidang Biologi di Universitas Muhammadiyah Malang pada 14–19 September 2026.

Prestasi tersebut menjadi capaian penting bagi pembinaan talenta sains di Kalteng. Axel sebelumnya harus melalui proses panjang sebelum mencapai tingkat nasional, termasuk persiapan dan kompetisi yang menguji pengetahuan serta daya pikir.

Axel mengatakan pengalaman selama kompetisi membuat kemampuan berpikir dan ketahanan menghadapi tekanan benar-benar diuji.

“Selama pelaksanaan OSN 2026 ini, saya merasakan jiwa kompetitif saya diuji dengan keras,” ungkapnya.

Medali tersebut tidak lahir dari proses singkat. Guru pendamping Axel, Endang, menyebut keberhasilan itu merupakan hasil dukungan sekolah, keluarga, guru Biologi, komite sekolah, MKKS Kotawaringin Timur, hingga Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah.

25,93 Gram Sabu Disita, Dua Orang Diamankan di Rakumpit

“Saya berharap prestasi ini bukan hanya menjadi pencapaian pribadi, tetapi bisa mendorong pelajar Kalteng lainnya untuk berani mencoba dan mengembangkan kemampuan di bidang sains,” beber Axel.

Prestasi Axel juga datang setelah sebelumnya Kalteng mengirim pelajar lain ke OSN nasional, termasuk capaian honorable mention bidang Astronomi. Data tersebut menunjukkan pembinaan talenta sains mulai menghasilkan wakil dari beberapa bidang kompetisi nasional.

“Prestasi seperti ini perlu ditindaklanjuti dengan pembinaan yang konsisten agar kemampuan siswa tidak berhenti pada satu kompetisi,” ujarnya.

Bagi sekolah, tantangan setelah medali diraih bukan lagi sekadar mempertahankan prestasi, melainkan membangun ekosistem pembinaan yang memungkinkan lebih banyak siswa mendapatkan akses latihan, pendampingan, dan kompetisi.

“Yang penting setelah prestasi ini adalah menjaga pola pembinaan dan memberi kesempatan kepada siswa lain untuk berkembang,” tandasnya.

Sekolah Kalteng Didorong Ubah Sampah Plastik Jadi Energi

Axel berharap dukungan terhadap pembinaan talenta sains terus diperkuat sehingga semakin banyak pelajar Kalteng dapat tampil di tingkat nasional.(SM/*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *