KUALA KAPUAS – Bupati Kapuas Muhammad Wiyatno meminta 104 aparatur sipil negara (ASN) yang mendapat penugasan baru segera melakukan pembenahan di lingkungan kerja masing-masing. Ia menekankan pentingnya inovasi birokrasi agar pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih cepat, mudah dan efektif.
Pesan tersebut disampaikan Wiyatno saat melantik 104 ASN dalam jabatan manajerial di Aula Tingang Menteng, Kantor Bupati Kapuas, Kalimantan Tengah, Selasa, 18 Agustus 2026. Dalam pelantikan itu, tiga pejabat pimpinan tinggi pratama, 46 pejabat administrator dan 55 pejabat pengawas mendapat penugasan baru. Dua kepala puskesmas juga menerima SK penunjukan.
“Bagi pejabat manajerial, jadilah motor penggerak reformasi birokrasi. Ciptakan inovasi yang memangkas jalur birokrasi yang berbelit-belit, sehingga pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih cepat, mudah dan efektif,” tegas Wiyatno.
Ia meminta para pejabat yang baru dilantik tidak sekadar menempati posisi baru, tetapi memahami persoalan dan kebutuhan organisasi yang dipimpinnya.
“Segera pelajari tugas pokok dan fungsi yang baru, lakukan konsolidasi internal, serta petakan potensi dan tantangan di unit kerja masing-masing,” ujar Wiyatno.
Menurut Wiyatno, pejabat manajerial memiliki peran penting dalam memastikan kebijakan pemerintah daerah diterjemahkan menjadi pelayanan yang dirasakan langsung masyarakat.
Selain urusan administrasi pemerintahan, perhatian khusus juga diberikan kepada sektor kesehatan. Dua kepala puskesmas yang mendapat penugasan baru diminta memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat, termasuk dalam upaya penurunan stunting, peningkatan cakupan imunisasi dan penguatan tindakan preventif.
Sekretaris Daerah Kapuas Usis I Sangkai mengatakan penataan personel tersebut dilakukan sebagai bagian dari penyegaran organisasi, peningkatan kinerja pelayanan publik dan pengisian sejumlah jabatan yang kosong.
“Memang perlu dilakukan penataan personel melalui mutasi dan promosi. Ada sekitar 104 ASN yang dilantik pada hari ini,” kata Usis.
Tiga pejabat pimpinan tinggi pratama yang dilantik yakni Teguh Satio Utomo sebagai Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja, Purwanto sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, serta Santoso sebagai Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Kapuas.
Penataan tersebut sekaligus menempatkan puluhan pejabat administrator dan pengawas pada posisi baru di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kapuas.
Bagi pemerintah daerah, perubahan personel tersebut diharapkan tidak berhenti pada pergantian jabatan. Kinerja pejabat baru akan diuji melalui kemampuan memperbaiki koordinasi internal, menyelesaikan persoalan organisasi dan mempercepat pelayanan kepada masyarakat.
Dengan demikian, pelantikan 104 ASN bukan hanya menjadi agenda kepegawaian, tetapi juga menjadi titik awal bagi pemerintah daerah untuk mengukur apakah penyegaran birokrasi mampu menghasilkan pelayanan publik yang lebih sederhana dan responsif.(rud/*)

Komentar