Strategi Hadapi Kondisi Sulit, Pelaku Usaha dan UMKM Diminta Persiapkan Dana Cadangan

 Strategi Hadapi Kondisi Sulit, Pelaku Usaha dan UMKM Diminta Persiapkan Dana Cadangan

FOTO : Wakil Ketua Umum KADIN Kalteng, Rizky Mahendra.

Kaltengnews.co.id – PALANGKA RAYA – Pandemi Covid-19 yang sampai sekarang ini masih mewabah, tentunya memiliki dampak pada sektor perekonomian masyarakat, terutama bagi para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dalam menjalankan semua usaha akan merasakan dampaknya.

Kendati demikian, supaya terus bertahan maka salah satu strategi yang dapat dilakukan oleh para pelaku UMKM yakni dengan mengalokasikan dana cadangan guna menghadapi kondisi yang kian tidak menentu ini. Hal tersebut diutarakan oleh Wakil Ketua Umum KADIN Kalteng, Rizky Mahendra, Kamis (03/02/2022).

Menurutnya, sangat penting untuk mengalokasi dana cadangan ini, tidak hanya berlaku pada situasi pandemi saja. Bahkan ketika situasi memaksa seperti halnya perang, kerusuhan, bencana alam, konflik sosial dan sebagainya.

“Pelajaran mahal dari pandemi Covid-19, maka setidaknya pelaku usaha dan UMKM harus punya dana cadangan. Sehingga dari dana cadangan itu, usaha bisa berjalan meskipun tersendat dan mengalami kemunduran,” ucapnya.

Pria Berkacamata ini juga mengatakan bahwa setidaknya para pelaku usaha punya dua tahun dana cadangan operasional. Ketika nanti ada prediksi pandemi dengan virus yang berbeda masih bisa operasional meskipun usaha tak berjalan maksimal.

Lebih dalam, ia juga menerangkan bahwa dana cadangan ini harus memiliki prosentase 40 persen. Sementara 30 persen diambil untuk keuntungan pribadi, kemudian 30 persen diperuntukan buat dana investasi.

“Jika displin diterapkan tentu, pelaku usaha masih bisa membayar biaya gaji karyawan, listrik, internet, BBM dan sebagainya, ketika usaha sedang mengalami goncangan atau gangguan.” tandasnya. (ST/YS)

TONTON JUGA BERITA VISUAL LAINNYA di 

KALTENGNEWS TV 

Yundhy Satrya ^ Kaltengnews.co.id

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *