
Kaltengnews.co.id, Palangka Raya – Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menegaskan, kebijakan efisiensi anggaran harus dijalankan secara konsisten oleh seluruh jajaran pemerintah daerah, termasuk dirinya sendiri.
Pernyataan tersebut disampaikan usai menghadiri agenda resmi di Palangka Raya, Selasa (28/10/2025).
Ia menjelaskan, efisiensi bukan berarti pemotongan gaji, melainkan penyesuaian pada tunjangan dan biaya operasional. “Kalau gaji, tidak mungkin dikurangi. Tapi tunjangan, ya pasti ada penyesuaian,” tegasnya.
Agustiar juga menyoroti kebiasaan rapat di hotel yang dinilai tidak efisien. Ia meminta agar kegiatan rapat dilakukan di kantor. “Rapat-rapat di kantor, tolong nanti dihakimi ya kalau mereka rapat di hotel-hotel,” tukasnya.
Menurutnya, banyak kegiatan pemerintahan dapat dilakukan secara daring di era digital. Ia menyebut, perjalanan dinas dan pembelian alat tulis kantor tidak perlu dilakukan secara berlebihan.
“Sekarang sudah era digital, ngapain banyak perjalanan dinas atau beli alat tulis kantor berlebihan,” katanya.
Gubernur menegaskan, kebijakan efisiensi berlaku untuk semua pejabat, termasuk kepala daerah. “Iya, semuanya. Apalagi kepala daerah. Kami saja jarang lihat gaji, karena saya sudah dikasih rezeki yang lain — dari usaha, dan sebagainya,” imbuhnya.
Ia menutup pernyataannya dengan ajakan untuk mengalihkan kelebihan rezeki kepada kegiatan sosial dan ibadah. “Ya, betul. Untuk beribadah,” pungkasnya. (Pem/*).