Tingkatkan Pemahaman Guru dan Operator Sekolah, Tim PkM Pascasarjana UPR Laksanakan Edukasi Pengisian SISPENA di SMPN 2 Kota Besi Kotim

 Tingkatkan Pemahaman Guru dan Operator Sekolah, Tim PkM Pascasarjana UPR Laksanakan Edukasi Pengisian SISPENA di SMPN 2 Kota Besi Kotim

FOTO: Tim PkM Pascasarjana UPR melakukan sesi foto bersama dengan kepala sekolah SMPN 2 Kota Besi. Foto Ist.

PALANGKA RAYA, Kaltengnews.co.id – Salah satu strategi untuk meningkatkan kualitas sumber daya guru sekolah dan mutu penyelenggaraan pendidikan melalui pengisian aplikasi SISPENA, maka tim pengabdian kepada masyarakat dari Pascasarjana Universitas Palangka Raya (PkM-UPR) melaksanakan edukasi, pengabdian dan pendampingan kepada guru dan operator di SMPN 2 Kota Besi, Desa Kandan, Kecamatan Kota Besi, Kabupaten Kotawaringin Timur, Senin (07/08/2023).

Seperti disampaikan oleh Ketua Tim PkM Pascasarjana UPR di SMPN 2 Kota Besi, Dr. Betrixia Barbara, SP., M.Si menyampaikan kegiatan ini merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, utamanya dalam hal pengabdian kepada masyarakat.

FOTO: Tim PkM Pascasarjana UPR saat melakukan perkenalan di SMPN 2 Kota Besi. Foto Ist.

“Kurangnya pengetahuan dan kompetensi guru maupun operator di sekolah, dalam mengisi dan menggunakan aplikasi SISPENA, tentunya itu akan menjadi kendala yang perlu diatasi bersama. Sehingga, hal itu juga yang melatarbelakangi kami untuk melaksanakan kegiatan tersebut,” ujar Dr. Betrixia Barbara yang juga selaku asesor BAN S/M Provinsi Kalimantan Tengah ini, Kamis (10/08/2023).

Dr. Betrixia Barbara menerangkan masalah yang kerab dihadapi sekolah dalam pengisian SISPENA adalah kurangnya pengetahuan dan kompetensi sekolah dalam mengisi dan menggunakan SISPENA.

“Kurangnya pengetahuan dan kompetensi sekolah tersebut berdampak pada ketidakmampuan dalam pengisian SISPENA serta ketidakpahaman sekolah dalam mempersiapkan dokumen pendukung DIA-S/M. Ketidakmampuan sekolah dalam mengisi SISPENA dan mempersiapkan dokumen pendukung DIA-S/M menyebabkan sekolah tidak dapat mencapai nilai akreditasi yang memuaskan,” ujarnya lagi.

FOTO: Tim PkM Pascasarjana UPR melakukan pemaparan materi bagi guru dan operator sekolah di SMPN 2 Kota Besi. Foto Ist.

Dirinya menjabarkan kegiatan edukasi pengisian SISPENA di SMPN 2 Kota Besi, dilaksanakan kedalam tiga tahapan, meliputi paparan mengenai DIA-S/M dan SISPENA, terkait dasar hukum DIA-S/M, substansi DIA-S/M, instrumen isian DIA-S/M serta dokumen pendukung DIA-S/M.

“Dasar hukum pelaksanaan SISPENA serta petunjuk teknis pengisian SISPENA. Dimana, metode yang digunakan pada saat paparan adalah metode ceramah dan tanya jawab. Metode ceramah digunakan untuk menjelaskan dasar hukum, subtansi, instrumen serta dokumen pendukung yang diperlukan dalam DIA-S/M.  Metode tanya jawab dilakukan untuk memperjelas pehamanan mengenai paparan yang diberikan,” bebernya.

Kemudian, dilanjutkan dengan workshop pendampingan pengisian DIA-S/M dan SISPENA, mencakup pengenalan mengenai aplikasi berbasis web untuk DIA-S/M dan SISPENA, serta dilanjutkan dengan praktik pengisian DIA-S/M dan SISPENA.

“Metode yang dipergunakan pada tahap ini adalah metode latihan dan tanya jawab. Metode latihan dipergunakan untuk mempraktikkan pengisian instrumen DIA-S/M dan SISPENA. Metode tanya jawab dilakukan untuk memberikan kesempatan bagi peserta untuk berkonsultasi dalam mengatasi kendala pengisian aplikasi,” bebernya lagi.

Dr. Betrixia Barbara mengutarakan dari kegiatan tersebut, kepala sekolah, operator dan guru-guru di SMPN 2 Kota Besi telah mendapatkan sejumlah pemahaman, mulai dari dasar hukum DIA-S/M, substansi DIA-S/M, instrumen isian DIA-S/M serta dokumen pendukung DIA-S/M, dan dasar hukum pelaksanaan SISPENA serta petunjuk teknis pengisian SISPENA.

FOTO: Tim PkM Pascasarjana UPR melakukan pendampingan bagi guru dan operator sekolah di SMPN 2 Kota Besi. Foto Ist.

Kemudian, kepala sekolah, operator dan guru-guru di SMPN 2 Kota Besi telah memahami setiap butir instrumen akreditasi untuk SMP dan dokumen apa yang harus dipersipakan dari setiap butir instrumen akreditasi tersebut. Dan yang tak kalah pentinya lagi, operator sekolah mampu mengoperasikan SISPENA dengan baik, yaitu mengisi DIA dan mengunggah semua dokumen pendukung.

“Ya, kami berharap melalui kegiatan ini, SMPN 2 Kota Besi dapat semakin memahami dasar hukum DIA-S/M, substansi DIA-S/M, instrumen isian DIA-S/M serta dokumen pendukung DIA-S/M, dan dasar hukum pelaksanaan SISPENA serta petunjuk teknis pengisian SISPENA. Sehingga, mereka (SMPN 2 Kota Besi, red) bisa lebih siap  menghadapi proses reakreditasi. Mengingat, sekolah tersebut telah masuk mapping sebagai sekolah yang akan di visitasi pada tahun 2023 ini,” tutupnya.

Sekedar menginformasikan, Untuk anggota Tim PkM UPR yang terlibat pada kegiatan itu, terdiri atas 4 orang dosen Program Pascasarjana UPR, serta 2 orang mahasiswa Program Pascasarjana UPR,  yakni masing-masing Dr. Betrixia Barbara, SP., M.Si (Ketua Tim) Dosen Prodi Magister Pendidikan Ekonomi Pascasarjana UPR; Dr. Herwin Sutrisno, ST., MT., Dr. Theresia Susi, ST., MT., dan Dr. Yuli Ruthena, S. Pi, MS, ketiganya ini merupakan Dosen Prodi Magister Perencanaan Wilayah dan Kota Pascasarjana UPR.

Dari 4 orang  dosen Tim  PKM ini, 3 diantaranya ternyata juga merupakan asesor BAN S/M Provinsi Kalimantan Tengah yang setiap tahunnya biasa melakukan visitasi ke berbagai sekolah (SD/MI, SMP/MTS, SMA/MA) di Provinsi Kalimantan Tengah.

Sedangkan, untuk 2 orang mahasiswa yang ikut serta tergabung kedalam Tim PKM UPR di SMPN 2 Kota Besi, yakni Dian Wisnu Adji, Zulfikar Adilla Sukarno merupakan mahasiswa S2 di Pascasarjana UPR. (YS)

Yundhy Satrya ^ Kaltengnews.co.id

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!