Ditambahkannya, adapun hal-hal yang ditanyakan pada wawancara diantaranya adalah motivasi studi lanjut, karya ilmiah yang dimiliki, rencana penelitian, penguasaan bahasa Inggris, komitmen untuk menyelesaikan studi, dukungan keluarga dan pimpinan, kesiapan dana, serta kesesuaian karir dengan bidang studi yang diambil.

Disisi lain, Direktur PPs-UPR Prof. Dr. Ir. Yetrie Ludang, MP., menyampaikan bahwa kegiatan seleksi wawancara bagi calon mahasiswa Semester Ganjil Tahun Akademik 2021/2022 ini, merupakan salah satu tahapan seleksi yang harus diikuti dan dilalui oleh seluruh calon mahasiswa Program Pascasarjana UPR.
Yang mana, tujuannya tidak lain untuk mengetahui sejauhmana keseriusan calon mahasiswa untuk bergabung menjadi mahasiswa di Program Pascasarjana UPR.
“Selain itu, diharapkan melalui hasil wawancara ini, kita dapat menggali seluruh potensi calon mahasiswa, sehingga melalui keputusan mereka (calon mahasiswa, red) untuk bergabung menjadi mahasiswa di Program Pascasarjana UPR, sudah menjadi suatu pilihan yang tepat, utamanya dalam rangka meningkatkan kompetensi mereka menjadi Sumber Daya Manusia (SDM) unggul dan berdaya saing global yang ahli di bidangnya masing-masing,” ucap Direktur PPs-UPR.
Lebih dalam, Guru Besar yang kerap menjadi inspirator bagi kalangan civitas akademika Program Pascasarjana UPR ini juga menuturkan bahwasanya seluruh calon mahasiswa yang sudah mendaftar di Program Pascasarjana UPR ini merupakan orang-orang yang terbaik.
Sehingga, memang sudah tepat untuk bergabung di Program Pascasarjana UPR. Selain itu, pihaknya juga berkomitmen dalam penyelenggaraan pendidikan di Program Pascasarjana UPR juga mengedepankan kualitas pendidikan dan layanan pendidikan yang optimal. Hal ini senada dengan motto dari Program Pascasarjana UPR itu sendiri, yakni ‘Harati Bacahaya Kilau Bintang’ menuju UPR Jaya Raya. (*)
TONTON JUGA BERITA VISUAL LAINNYA di
KALTENGNEWS TV