Ketersediaan Jaringan Listrik dan Internet Memiliki Pengaruh Besar bagi Kehidupan Masyarakat

 Ketersediaan Jaringan Listrik dan Internet Memiliki Pengaruh Besar bagi Kehidupan Masyarakat

FOTO : Ketua Komisi III DPRD Kalteng Bidang Pendidikan, Kesehatan dan Pariwisata, Hj.Siti Nafsiah 

PALANGKA RAYA, Kaltengnews.co.id – Kalangan DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) mendorong seraya meminta kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng beserta pihak terkait lainnya agar dapat memperhatikan sarana dan prasarana (Sapras) di daerah pelosok bumi Tambun Bungai ini. Pasalnya, ketersedian jaringan listrik dan internet memiliki pengaruh besar bagi kehidupan masyarakat. Demikian hal itu disampaikan oleh Ketua Komisi III DPRD Kalteng Bidang Pendidikan, Kesehatan dan Pariwisata, Hj.Siti Nafsiah, Rabu (20/03/2024).

“Kami meminta sekaligus mendorong Pemprov Kalteng beserta pihak terkait lainnya untuk bisa lebih memperhatikan ketersediaan sapras pendidikan dan kesehatan di daerah-daerah pelosok Kalimantan Tengah,”pintanya.

Menurutnya, ketersediaan sarana dan prasarana pendidikan dan kesehatan menjadi faktor yang penting dalam rangka membentuk Sumber Daya Manusia (SDM) lokal yang memiliki kualitas unggul dan berdaya saing global.

Adapun sapras yang dimaksud, yakni selain infrastruktur fisik bangunan gedung maupun ruang kelas, jaringan listrik PLN dan jaringan internet juga menjadi hal penting dan memang dibutuhkan oleh masyarakat di daerah-daerah pelosok Kalimantan Tengah, seperti sejumlah desa di wilayah Kabupaten Katingan yang sampai saat ini masih belum teraliri listrik maupun terjangkau jaringan internet.

“Kedua hal ini memang sangat dibutuhkan oleh masyarakat setempat, utamanya dalam sektor pendidikan dan kesehatan. Karena, dengan tersedianya jaringan listrik dan internet, masyarakat dapat terlayani secara baik, dan mereka juga dapat memperoleh informasi atau literasi bacaan dalam rangka mendukung kegiatan belajar dan mengajar di wilayah tersebut,”ujarnya.

Untuk itu, Wakil rakyat asal Daerah Pemilihan (Dapil) Kalteng I, meliputi Kota Palangka Raya, Kabupaten Katingan dan Gunung Mas ini juga mendorong pemerintah, PLN dan pihak provider penyedia jaringan telekomunikasi dapat bekerja sama menyiapkan kedua hal tersebut, sehingga dapat menjangkau ke pelosok-pelosok desa di wilayah Kalimantan Tengah.

Masyarakat memiliki hak untuk mendapatkan pendidikan dan kesehatan yang layak. Maka dari itu, pemerintah dari tingkat pusat hingga daerah wajib menyiapkan sarana dan prasarana pendukungnya

Dirinya juga menyarankan agar pemerintah dan pihak PLN dan Provider penyedia jaringan telekomunikasi dapat saling bersinergi dan bekerjasama membangun jaringan tersebut.

“Pemerintah yang membangun/mendirikan tiang listrik atau towernya, kemudian PLN dan pihak provider jaringan telekomunikasi yang melanjutkan perlengkapan jaringan selanjutnya. Sehingga bisa lebih ringan dan mampu menjangkau masyarakat di pelosok,”katanya.

Srikandi Dewan dari Fraksi Partai Golongan Karya ini juga berharap agar pembangunan jaringan listrik dan internet ini bisa dilakukan secara bersama-sama, baik itu oleh pemerintah daerah, PLN dan provider telekomunikasi, termasuk pula adanya kerjasama dari masyarakat setempat.

“Memang kalau dibangun jaringan listrik dan telekomunikasi butuh biaya besar dan mereka menghitung untung-ruginya. Tapi perlu diingat bahwa mereka juga memiliki tanggungjawab sosial agar pendidikan dan kesehatan di tengah pandemi Covid-19 saat ini, dua hal itu diharapkan bisa tetap berjalan dengan baik.” tandasnya. (YS)

Yundhy Satrya ^ Kaltengnews.co.id

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!