Gubernur Kalteng Instrusikan Jajaran Salurkan Bantuan Terdampak Banjir dan Gelar Pasar Penyeimbang

 Gubernur Kalteng Instrusikan Jajaran Salurkan Bantuan Terdampak Banjir dan Gelar Pasar Penyeimbang

FOTO: Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran saat didampingi Wakil Gubernur Kalteng H. Edy Pratowo dan Sekda Kalteng H. Nuryakin, saat memberikan keterangan pers dihadapan awak media, Jumat (15/03/2024) sore, di Istana Isen Mulang, Kota Palangkaraya.

PALANGKA RAYA, Kaltengnews.co.id – Bencana banjir yang baru-baru ini terjadi di beberapa wilayah Kota Palangkaraya, serta adanya kenaikan harga sejumlah komoditas bahan pangan di tengah bulan Ramadhan 1445H, tampaknya mendapat perhatian serius dari Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Sugianto Sabran.

Dimana, sebagai tindak lanjutnya Gubernur Kalteng menginstruksikan jajaran pemerintah provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah untuk bergerak cepat menyalurkan bantuan sosial berupa bantuan paket sembako bagi masyarakat terdampak bencana banjir di  beberapa wilayah Kota Palangkaraya.

Tak hanya sebatas itu, Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran pun juga menginstruksikan kepada Sekda Kalteng untuk bertindak sebagai kordinator lapangan, dalam penyaluran bantuan langsung bagi masyarakat terdampak bencana banjir.

“Sedikitnya ada sekitar 580 paket bantuan sembako yang akan segera disalurkan bagi masyarakat terdampak banjir di wilayah Kota Palangkaraya. Hal ini telah kita rapatkan bersama seusai sholat Jumat tadi,” ujar Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran saat didampingi Wakil Gubernur Kalteng H. Edy Pratowo dan Sekda Kalteng H. Nuryakin, Jumat (15/03/2024) sore, di Istana Isen Mulang, Rumah Jabatan Gubernur Kalteng, Kota Palangkaraya.

Selanjutnya, H. Sugianto Sabran juga mengungkapkan bahwa pihaknya juga telah mempersiapkan berbagai upaya untuk mengendalikan laju inflasi di wilayah Kalimantan Tengah, dalam menyikapi kenaikan harga sejumlah komoditas bahan pangan, utamanya harga beras.

“Upaya yang kami lakukan, yakni dengan menggelar pasar penyeimbang dengan menyediakan paket sembako yang berisikan beras, minyak goreng dan gula dengan harga  jual yang lebih terjangkau dibandingkan harga di pasaran,” ujarnya menambahkan.

Dirinya juga mengatakan upaya ini dimaksudkan dalam rangka menjaga daya beli masyarakat, menekan laju inflasi, sekaligus pula meringankan beban masyarakat di tengah bulan Ramadhan 1445H ini.

ia juga menambahkan dalam waktu sepekan kedepan, khususnya pada kegiatan pasar penyeimbang, pihaknya sudah membeli kurang lebih 1.550 ton beras, serta minyak goreng kurang lebih 2 juta liter dan gula kurang lebih 2 juta kilogram.

“Dimana, pelaksanaan pasar penyeimbang ini akan dibagi menjadi 3 tahapan pada  setiap tahunnya, dan diharapkan dapat merata dilaksanakan di seluruh daerah Kalimantan Tengah ini. Saya berharap, inflasi di Kalimantan Tengah dapat tetap terkendali, khususnya harga beras dapat kembali berangsur normal,” tandasnya. (YS)

Yundhy Satrya ^ Kaltengnews.co.id

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!