Mei 2023, Inflasi Tertinggi Tercatat di Sampit 0,37 Persen 

 Mei 2023, Inflasi Tertinggi Tercatat di Sampit 0,37 Persen 

FOTO: Kepala BPS Kalteng, Eko Marsoro saat menyampaikan Release Berita Resmi Statistik (BRS) Mei 2023, Senin (05/06/2023) di ruang Vicon Kantor BPS Kalteng.

 

Kaltengnews.co.id, PALANGKA RAYA – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Tengah mencatat Pada Mei 2023, inflasi gabungan Kota Palangka Raya dan Sampit sebesar 0,28 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 117,09. Tercatat, Palangka Raya mengalami inflasi sebesar 0,24 persen dan Sampit sebesar 0,37 persen.

Demikian disampaikan oleh Kepala BPS Kalteng, Eko Marsoro pada acara Release Berita Resmi Statistik (BRS) Mei 2023, Senin (05/06/2023) di ruang Vicon Kantor BPS Kalteng.

“Dari 90 kota IHK di Indonesia, 77 kota mengalami inflasi, sedangkan 13 kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Tanjung Pandan sebesar 1,28 persen dengan IHK sebesar 119,76, sedangkan deflasi terdalam terjadi di Kupang sebesar 0,79 persen dengan IHK sebesar 113,53,” terang Kepala BPS Kalteng.

Eko Marsoro menyebut Inflasi gabungan Kota Palangka Raya dan Sampit pada Mei 2023 terjadi karena adanya kenaikan indeks harga pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau (1,29 persen), kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran (0,16 persen), kelompok kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya (0,08 persen), serta kelompok kesehatan (0,01 persen).

“Inflasi tahun kalender (Mei 2023 terhadap Desember 2022) untuk gabungan Kota Palangka Raya dan Sampit tercatat sebesar 1,25 persen dan inflasi tahun ke tahun (Mei 2023 terhadap Mei 2022) sebesar 4,17 persen,” ujar Dia lagi.

Selanjutnya, Dia juga menambahkan komoditas yang memberikan sumbangan inflasi pada Mei 2023 antara lain beras, daging ayam ras, bawang merah, semangka, ikan gabus, kangkung, bayam, ketimun, ayam hidup/ayam kampung, dan bawang putih.

“Di sisi lain, sejumlah komoditas yang memberikan sumbangan deflasi pada Mei 2023 antara lain angkutan udara, minyak goreng, bahan bakar rumah tangga, cabai rawit, telepon seluler, sepatu anak, angkutan antar kota, mainan anak, udang basah, dan semen,” tandas Dia. (YS)

Yundhy Satrya ^ Kaltengnews.co.id

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!