Kaltengnews.co.id – BUNTOK – Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Barito Selatan Ensilawatika Wijaya mengatakan, literasi digital perlu terus ditanamkan kepada masyarakat, terutama kepada generasi muda di daerah itu.
“Penanaman literasi digital ini penting dilakukan kepada masyarakat, khususnya kepada generasi muda yang ada di Barsel,” kata Ensilawatika Wijaya, Senin (12/12/2022).
Sebab, menurut wakil rakyat itu, dengan menanamkan pengetahuan serta kecakapan pengguna dalam memanfaatkan media digital, seperti alat komunikasi, jaringan internet dan lain sebagainya, maka pola bermedia digital dapat menjunjung etika serta tata krama. “Dengan demikian, tidak ada hoaks maupun ujaran kebencian yang terjadi,” tegas politikus PDIP Barsel itu.
Menurut wakil rakyat dapil II Barsel itu, literasi digital ini untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat, pelajar serta mahasiswa di daerah itu. Mengingat saat ini, media sosial menjadi sebuah kebutuhan dan menjadi salah satu ruang berinteraksi antarsesama, sehingga munculnya hoaks dan ujaran kebencian, perlu dilawan secara bersama-sama.
Cara melawan hoaks dan ujaran kebencian tersebut, kata dia, para pengguna media sosial harus mengerti, apa itu literasi digital dan batasan mana saja yang boleh atau tidak untuk dipublikasikan ke khlayak ramai, serta pentingnya etika atau tata krama dalam ruang digital itu sendiri.
“Untuk bisa melawan hoaks dan ujaran kebencian ini, perlu pemahaman dalam berliterasi media. Apa yang boleh di-share dan batasan mana yang tidak boleh, ibaratnya saring dulu sebelum share,” kata Ensilawatika Wijaya. (*)
TONTON JUGA BERITA VISUAL LAINNYA di