Retribusi Pajak Cafe Potensial Tingkatkan PAD 

 Retribusi Pajak Cafe Potensial Tingkatkan PAD 

FOTO : Anggota Komisi III DPRD Kalteng, Duwel Rawing. 

Kaltengnews.co.id – PALANGKA RAYA – Kalangan DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menilai potensi pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pajak retribusi restoran, rumah makan, hotel, cafe dan tempat hiburan terbilang cukup besar.

Hal ini, diutarakan oleh Anggota Komisi III DPRD Kalteng, Duwel Rawing berharap potensi tersebut bisa lebih dimaksimalkan, salah satunya dengan melakukan pengawasan, serta meningkatkan sistem pelayanan guna meminimalisir terjadinya kebocoran.

“Kota-kota besar seperti Jakarta, Bali, Jogja dan Bandung, Pendapatan Asli Daerah (PAD) mereka sangat besar dari sektor jasa perhotelan, hiburan (Cafe.red), rumah makan dan juga parkir. Begitupun, harapannya di Kalimantan Tengah, khususnya Kota Palangka Raya bisa mendapatkan pemasukan yang cukup besar dari sektor yang sama,” ucapnya, baru-baru ini.

Lanjut Politisi Senior Partai PDI Perjuangan Kalteng ini mengatakan jumlah cafe di Kota Palangka Raya saat ini cukup meningkat, namun belum berkontribusi besar bagi PAD.

“Kalau rumah makan atau restoran maupun hotel, sudah jelas besaran pajak restribusinya. Sementara, Untuk jenis cafe, perlu di atur juga hal yang sama, namun tentunya jangan sampai memberatkan para pengelola,” ujarnya.

Lebih dalam, dirinya juga menuturkan untuk menentukan besaran pajak cafe dan kuliner yang ada di Kota Palangka Raya, saat ini juga masih belum jelas tolak ukur besaran pajak yang harus dipungut.

Ia juga menilai keberadaan cafe dan kawasan kuliner yang ada juga belum mampu menarik kunjungan wisatawan luar datang ke Palangka Raya.

“Cafe dan kawasan kuliner yang ada saat ini hanya sebatas lokal saja. Belum mampu menarik kunjungan wisatawan nasional apalagi mancanegara. Memang kedepan diharapkan cafe maupun kawasan kuliner harus terus berbenah, meningkatkan layanan, pasilitas dan promosi,” imbuhnya.

Dikatakan mantan Bupati Katingan ini, cafe dan kawasan kuliner yang ada, hanya tujuan kedua bagi para tamu dari luar datang ke Kalteng ataupun Palangka Raya khususnya.

“Orang luar datang ke cafe ataupun ke rumah makan di kawasan kuliner Jalan Yos Sudarso dan sekitarnya, setelah lepas kegiatan utama. Mereka datang hanya untuk bersantai saja, selepas kegiatan utama. Bukan menjadi tujuan utama mereka datang ke sini (Palangka Raya.red),” tandasnya. (YS)

TONTON JUGA BERITA VISUAL LAINNYA di 

KALTENGNEWS TV 

Yundhy Satrya ^ Kaltengnews.co.id

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *