Ironis, Sejumlah Daerah di Kalteng Masih Tertinggal

 Ironis, Sejumlah Daerah di Kalteng Masih Tertinggal

FOTO : Wakil Rakyat asal Daerah Pemilihan (Dapil) Kalteng III, meliputi Kabupaten Kotawaringin Barat, Lamandau dan Sukamara, H. Jubair Arifin. 

Kaltengnews.co.id – PALANGKA RAYA – Wakil Rakyat asal Daerah Pemilihan (Dapil) Kalteng III, meliputi Kabupaten Kotawaringin Barat, Lamandau dan Sukamara, H. Jubair Arifin mendorong pemerintah daerah (Pemda) di Kalimantan Tengah, supaya dapat lebih memperhatikan sejumlah daerah tertinggal di Kalimantan Tengah.

“Di wilayah Kalimantan Tengah ini, hingga sekarang masih banyak daerah yang tertinggal, seperti salah satu contohnya belum adanya jaringan listrik maupun jaringan telekomunikasi,” ucapnya, Selasa (15/11/2022).

Lanjut Anggota Komisi IV DPRD Kalteng membidangi Pembangunan Infrastruktur dan Ketenagakerjaan ini juga mengatakan puluhan tahun Indonesia merdeka, namun masih ada saja daerah yang tertinggal. Kondisi ini sungguh ironis. untuk itu pemerintah diminta untuk bisa memperhatikan daerah-daerah tertinggal, khususnya di wilayah pelosok Bumi Tambun Bungai.

“Seperti halnya di Kelurahan Kumai Seberang di Kabupaten Kobar. Hingga kini daerah itu masih belum teraliri jaringan listrik PLN. Sehingga membuat roda perekonomian maupun kesejahteraan masyarakat berjalan lambat,” bebernya.

Lebih dalam, dirinya juga menuturkan kelurahan itu jauh tertinggal jika dibandingkan dengan beberapa kelurahan lainnya yang ada di Kabupaten Kotawaringin Barat. “Dari sisi kehidupan juga mengundang keprihatinan,” ujarnya.

Ia juga menyebut keberadaan listrik sangat penting dan merupakan salah satu pendukung percepatan pembangunan suatu daerah, karena dapat mendorong berbagai aktivitas perekonomian masyarakat.

Oleh sebab itu, kembali H. Jubair Arifin meminta agar pemda bekerjasama dengan PLN Regional Cabang Kalimantan Tengah agar dapat membangun jaringan listrik dari Desa Sungai Bedaung ke Kelurahan Kumai Hilir Seberang tersebut.

“Masyarakat disana sudah lama mengusulkan pembangunan jaringan listrik itu, tapi masih belum direalisasi. Jadi harapan kita pada tahun 2022-2023 ini salah satu kelurahan tertinggal tersebut dapat diperhatikan dan dibangun jaringan listriknya,” tandasnya. (YS)

TONTON JUGA BERITA VISUAL LAINNYA di 

KALTENGNEWS TV 

Yundhy Satrya ^ Kaltengnews.co.id

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *