Wabup Sunardi Sampaikan Hasil Jawaban Fraksi PAN Pada Rapat Paripurna Ke-10

 Wabup Sunardi Sampaikan Hasil Jawaban Fraksi PAN Pada Rapat Paripurna Ke-10

FOTO : Wakil Bupati Katingan Sunardi N.T Litang, saat menyampaikan pidato Bupati Katingan, pada rapat Paripurna ke-10 DPRD Katingan.

 

KALTENGNEWS.co.id – KASONGAN – Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) memberikan beberapa catatan Kepada Pemerintah Kabupaten Katingan antara lain fokus pada penguatan ekonomi lokal berbasis pertanian atau pengembangan usaha pertanian terpadu yang berorientasi pada produktivitas, peningkatan total produksi melalui ekstensifikasi dan intensifikasi pertanian, diversifikasi produk pertanian, pemasaran, daya saing produk, pengembangan agrowisata, dan peningkatan ketahanan pangan.

Hal ini dijawab Wakil Bupati (Wabup) Katingan Sunardi N.T Litang, saat membacakan pidato Bupati Katingan tentang jawaban pemerintah daerah atas pemandangan umum fraksi – fraksi DPRD terhadap pidato pengantar nota keuangan Raperda tentang Rancangan APBD tahun anggaran 2023, pada rapat Paripurna ke-10,  Selasa 25 Oktober 2022.

Menurut Sunardi, bahwa hal tersebut juga merupakan suatu proses dimana pemerintah dan masyarakat terlibat bersama untuk mendorong, merangsang, memelihara aktivitas usaha untuk menciptakan lapangan pekerjaan dengan melihat potensi-potensi yang ada untuk selanjutnya dikembangkan menjadi sebuah produk unggulan dalam rangka peningkatan perekonomian di masyarakat terutama disektor pertanian.

“Terkait dengan terganggunya aktivitas belajar mengajar di Kabupaten Katingan akibat dari bencana banjir serta harapan adanya bantuan dari pemerintah untuk dunia pendidikan. Dapat kami sampaikan ke pihak kementerian pendidikan dan kebudayaan  republik indonesia dengan harapan dapat diberikan bantuan kepada sekolah atau kepada siswa yang terdampak banjir,” tegasnya.

Pemerintah Daerah sudah menyampaikan surat tertulis kepada Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Kndonesia melalui Balai Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah untuk dapat membantu penanganan bidang pendidikan akibat bencana banjir di beberapa kecamatan di Kabupaten Katingan.

“Pada kondisi seperti ini, kita harapkan adanya bantuan pengadaan laptop atau smartphone, beserta paket data yang akan diberikan kepada siswa terutama keluarga kurang mampu untuk digunakan belajar dari rumah (daring) pada saat banjir atau apabila tidak bisa tatap muka di sekolah,” ungkapnya.

“Sehingga hal tersebut akan sejalan dengan konsep digitalisasi dunia pendidikan yang dapat membantu siswa untuk tetap belajar dimana saja dan kapan saja ataupun ketika di daerahnya sedang terjadi banjir ataupun saat adanya pandemi. Maka tempat dan waktu bisa disesuaikan sehingga tidak kehilangan momen untuk belajar,”ungkapnya.

(AS)

Nas

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *