Wabup Gumas Secara Resmi Buka Program Ausbildug Deutschland 

 Wabup Gumas Secara Resmi Buka Program Ausbildug Deutschland 

FOTO : Wabup Gumas Efrensia LP Umbing sedang membuka kegiatan di GPU Damang Batu, Senin (24/10/2022).

Kaltengnews.co.id – KUALA KURUN – Wakil Bupati Gunung Mas (Gumas) Efrensia LP Umbing membuka secara resmi kegiatan Ausbildug Deutschland yang merupakan program unggulan dari Jerman, Senin (24/10/2022).

Sekedar diketahui, Program Ausbildug Deutschland merupakan suatu program yang memiliki tujuan untuk membawa ratusan anak muda di Indonesia, khususnya di wilayah Kabupaten Gunung Mas untuk meraih pendidikan ketrampilan agar menjadi lebih profesional, dalam bekerja dan membangun masa depan.

“Saya mewakili Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunung Mas, tentunya sangat menyambut baik kegiatan ini. Yang mana tujuan dari program Ausbildug Deutschland ini adalah untuk melatih ketrampilan warga, utama para generasi muda supaya menjadi lebih profesional. Dalam program ini, mereka sekolah sambil bekerja,” ucapnya, saat memberikan sambutan sekaligus membuka secara resmi kegiatan tersebut.

Lanjut Wakil Bupati Gunung Mas mengatakan untuk kegiatan pembelajarannya pun lebih cepat dalam menyerap ilmu, karena paling lama hanya tiga tahun saja.

Sehingga, dalam pembelajarannya yang bersifat ketrampilan maka diharapkan, sepulangnya dari sana nanti sudah bisa membuka usaha secara mandiri.

“Saya berharap kepada seluruh peserta agar dapat benar-benar memanfaatkan kesempatan ini secara maksimal. Seluruh peserta akan dibekali dengan berbagai keterampilan, sehingga para peserta setelah mengikuti program ini bisa menjadi SDM yang terampil dan profesional,” ungkapnya.

Dirinya juga menambahkan program ini menjadi suatu kesempatan yang baik, bagi para siswa yang ingin menimba ilmu dan pengetahuan di negeri orang. “Jangan takut tidak bisa berbahasa asing, sebab pihak penyedia dari Yayasan Ausbildug Deutschland akan mendidik dulu di Jakarta untuk memberikan pembekalan dalam berbahasa,” imbuhnya.

Timpalnya, sebelum dikirim peserta, pihak dari yayasan sudah bertanggungjawab kalau sebelum dikirim ke sana, maka akan didik selama satu tahun, sehingga tidak akan mungkin dikirim kalau tidak bisa berbahasa asing. (nya/YS)

TONTON JUGA BERITA VISUAL LAINNYA di 

KALTENGNEWS TV 

Yundhy Satrya ^ Kaltengnews.co.id

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *