Guru SDN 2 Baamang Tengah Bertugas Kibarkan Bendera saat Peringatan Sumpah Pemuda 

 Guru SDN 2 Baamang Tengah Bertugas Kibarkan Bendera saat Peringatan Sumpah Pemuda 

FOTO : Guru SDN 2 Baamang Bertugas mengibarkan bendera merah putih dalam peringatan Sumpah Pemuda di wilayah setempat. 

Kaltengnews.co.id – SAMPIT – Petugas upacara bendera di sekolah-sekolah biasanya dilakukan oleh para murid. Mulai dari pengibar bendera, hingga pembaca pembukaan Undang Undang Dasar 1945. Semuanya menjadi tugas siswa yang biasanya sudah berlatih secara rutin.

Namun, ada yang unik saat pelaksanaan upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke 94 tahun 2022, di SD Negeri 2 Baamang Tengah Kabupaten Kotawaringin Timur, Jum’at (28/10/2022).

“Kegiatan upacara ini kami gelar tanpa melibatkan siswa sebagai petugas upacara, mereka cukup menjadi peserta saja, untuk petugas upacara semuanya dilakukan oleh para guru,” kata Kepala SD Negeri 2 Baamang Tengah Satya Widayati.

Menurutnya, apa yang dilakukan para guru ini menyimpan tujuan khusus, yaitu para guru ingin memberikan contoh langsung kepada para siswa, bukan hanya bisa memberikan pengarahan.

“Selain itu hari ini para siswa juga mengenakan pakaian nasional dari bermacam daerah, diharapkan dengan nuansa kebhinekaan ini siswa lebih mengenal dan mencintai beragam kebudayaan yang ada di Indonesia,” ucap Satya.

“Tadi para siswa juga menampilkan kesenian dari berbagai daerah yang dirangkaikan dengan kearifan budaya lokal,” imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama, Pengawas SD Disdik Kecamatan Baamang Hj Rusnilawati mengapresiasi peringatan Hari Sumpah Pemuda yang mengusung tema ‘Mari Kita Wujudkan Karakter Pelajar Pancasila’ ini.

“Dengan memperingati Hari Sumpah Pemuda ini diharapkan para pelajar kedepannya akan memiliki profil pelajar Pancasila yang tidak membeda-bedakan keberagaman suku, adat istiadat serta agama,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Komite SDN 2 Baamang Tengah Siti Raya menyambut baik kegiatan ini

“Kami mewakili orang tua siswa sangat mendukung kegiatan semacam ini, agar anak-anak kami dapat menambah wawasan dan dapat mengenal lebih jauh keberagaman adat budaya di 34 provinsi yang ada di Indonesia ini,” tandasnya. (Tbk/YS)

TONTON JUGA BERITA VISUAL LAINNYA di 

KALTENGNEWS TV 

Yundhy Satrya ^ Kaltengnews.co.id

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *