Dorong Pemanfaatan Batubara Muda Menjadi Briket Batubara 

 Dorong Pemanfaatan Batubara Muda Menjadi Briket Batubara 

FOTO : Ketua Komisi II DPRD Kalteng membidangi Sumber Daya Alam (SDA) dan Perekonomian H. Achmad Rasyid. 

Kaltengnews.co.id – PALANGKA RAYA – Adanya rencana pemerintah untuk mengkonversi gas LPG menjadi kompor listrik, dengan menghapus pelanggan listrik dari 450 VA menjadi 900 VA, nampaknya mendapat tanggapan dari Ketua Komisi II DPRD Kalteng membidangi Sumber Daya Alam (SDA) dan Perekonomian H. Achmad Rasyid.

“Berkenaan rencana tersebut, saya menyarankan agar sebaiknya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah, dapat mengambil kesempatan ini, dengan memanfaatkan batubara muda menjadi briket batubara,” ucapnya, Rabu (12/10/2022).

Lanjut Legislator dari Fraksi Gerindra Kalteng ini juga mengatakan banyaknya cadangan batubara muda yang ada di sejumlah wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng), pemanfaatannya perlu lebih dimaksimalkan lagi, dimana salah satunya adalah menjadikan sebagai briket batubara.

“Melalui pemanfaatan batubara muda secara lebih maksimal, dengan menjadikannya sebagai briket batubara, maka diyakini dapat membuka lapangan kerja lebih luas, sekaligus pula dapat meningkatkan pendapatan asli daerah,” ungkapnya.

Lebih dalam, Wakil rakyat asal pemilihan Kalteng IV meliputi Kabupaten Barito Selatan, Barito Timur, Barito Utara dan Murung Raya ini menambahkan kenapa ini dilakukan karena masih banyak desa-desa terpencil yang belum mendapat aliran listrik.

“Menurut data PT. PLN Pesero Cabang Kuala akapuas bahwa di wilayah PLN Cabang Kuala Kapuas dari sekian banyak desa yang baru mendapat aliran listrik PLN kurang dari 70 persen,”imbuhnya.

Dengan demikian, untuk mengatasi hal tersebut timpal Rasyid, sementara menunggu pembangunan prasarana berupa jaringan bahkan genset bagi yang belum bisa dikoneksi, maka briket batubara merupakan solusi terbaik bahkan mungkin lebih mudah dan efisien. (YS)

TONTON JUGA BERITA VISUAL LAINNYA di 

KALTENGNEWS TV

Yundhy Satrya ^ Kaltengnews.co.id

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *