Atasi Pengangguran, Berharap Pemda Perbanyak Program Padat Karya 

 Atasi Pengangguran, Berharap Pemda Perbanyak Program Padat Karya 

FOTO : Anggota Komisi II DPRD Kalteng Hj. Maryani Sabran. 

Kaltengnews.co.id – PALANGKA RAYA – Anggota Komisi II DPRD Kalteng Hj. Maryani Sabran menyampaikan sejumlah aspirasi dari masyarakat. Dimana, salah satunya adalah berkenaan dengan upaya mengurangi angka pengangguran dengan memperbanyak program padat karya.

“Aspirasi tersebut dihimpun, saat saya melakukan reses ke Dapil Kalteng III, salah satunya di Kabupaten Sukamara pada beberapa waktu lalu. Masyarakat di Sukamara ingin program padat karya yang bisa menyerap tenaga kerja supaya diperbanyak oleh pemerintah guna untuk mengurangi pengangguran bahkan kemiskinan,” ucapnya baru-baru ini.

Srikandi PDI Perjuangan Kalteng ini juga menuturkan terkait pengangguran dan kemiskinan merupakan salah satu yang perlu diperhatikan pemerintah saat ini. Mengingat untuk Kalteng sendiri tingkat pengangguran masih tergolong tinggi dan hal itu mengakibatkan tingkat kemiskinan juga turut mengalami kenaikan.

Selain itu, saat pelaksanaan reses tersebut juga masyarakat di Sukamara mengharapkan adanya percepatan pembangunan wilayah pedesaan seperti halnya infrastruktur jalan maupun jembatan khususnya bagi desa-desa yang berada di daerah pedalaman.

Lebih dalam, ia juga mengutarakan percepatan pembangunan jaringan listrik dari PLN juga menjadi salah satu aspirasi yang disampaikan masyarakat, diharapkan bisa dibangun PLTS terpusat di suatu wilayah. Mereka juga menginginkan adanya pemerataan pembangunan jaringan telekomunikasi.

“Diharapkan, aspirasi yang telah disampaikan tersebut, selanjutnya bisa menjadi prioritas pemerintah, terutama Pemprov Kalteng untuk merealisasikannya. Sehingga, akan tercipta pembangunan daerah yang maju dan berkurangnya tingkat pengangguran serta kemiskinan di provinsi ini,” tandasnya. (YS)

TONTON JUGA BERITA VISUAL LAINNYA di 

KALTENGNEWS TV 

Yundhy Satrya ^ Kaltengnews.co.id

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!