Wilayah Pertambangan Rakyat Jadi Dambaan Akar Rumput 

 Wilayah Pertambangan Rakyat Jadi Dambaan Akar Rumput 

FOTO : Wakil rakyat asal daerah pemilihan (Dapil) Kalimantan Tengah IV meliputi Kabupaten Barsel, Bartim, Barut dan Murung Raya Henry M Yoseph. 

Kaltengnews.co.id – PALANGKA RAYA – Tidak dapat di pungkiri, semenjak harga rotan dan karet anjlok beberapa tahun terakhir ini, maka mayoritas masyarakat petani di Kalimantan Tengah yang dulunya mengandalkan usaha Rotan dan Karet, dalam memenuhi kebutuhan sandang dan pangan, ramai-ramai beralih usaha menekuni usaha menambang dan mendulang emas.

Namun aktivitas masyarakat menambang dan mendulang emas saat ini juga mengalami tantangan, sebab tidak ada lokasi yang di tetapkan sebagai wilayah pertambangan rakyat (WPR).

Akibatnya masyarakat terpaksa menambang dan mendulang emas pada lahan masing-masing, ada juga yang terpaksa menambang dan mendulang emas di bantaran sungai dan danau.

Oleh karen itu Wakil rakyat asal daerah pemilihan (Dapil) Kalimantan Tengah IV meliputi Kabupaten Barsel, Bartim, Barut dan Murung Raya Henry M Yoseph mendorong pemerintah pusat dan daerah segera menetapkan wilayah pertambangan rakyat (WPR).

“Masyarakat kita ingin menambang dengan tenang dan lancar. Karena itu pemerintah harus menetapkan lokasi WPR. Agar masyarakat bisa mengurus ijinnya,”ucap Henry, Rabu (28/09/2022).

Legislator Fraksi Nasdem DPRD Kalteng ini juga mengharapkan agar proses dan persyaratan perijinan WPR juga diharapkan cepat, tidak rumit atau sulit.

Menurut Henry, saat reses perseorangan bahwa masyarakat DAS Barito mengusulkan agar adanya perhatian pemerintah daerah guna mengejar ketertinggalan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat dengan daerah lain.

“Untuk mengejar ketinggalan masyarakat di wilayah DAS Barito. Kami mengharapkan perhatian pemerintah daerah. Yakni meminta agar wilayah pertambangan rakyat di tetapkan lebih banyak lagi,”ucap Henry.

Disampaikan mantan dua periode Ketua DPRD Murung Raya ini bahwa usaha pertambangan rakyat adalah salah satu usaha alternatif masyarakat DAS Barito, guna memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Maka dari itu, Henry pun mendorong pemerintah daerah dapat memperhatikan dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat yang disampaikan kepada mereka dalam beberapa kegiatan reses.

“Kami juga mengharapkan agar hasil reses atau aspirasi masyarakat dapat diakomodir pemerintah daerah. Sebab agar hasil reses tidak sia-sia. Namun bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat DAS Barito khususnya dan masyarakat Kalteng khususnya,” katanya.

Ujar Henry, ada banyak aspirasi masyarakat yang berhasil dihimpun, baik itu untuk sektor pendidikan, kesehatan dan soal kesejahteraan sosial lainnnya juga.

“Selain mendambakan WPR, masyarakat DAS Barito juga mengharapkan perbaikan sarana ibadah, sarana balai desa, peningkatan sarana sekolah dan pustu, puskesmas dan lainnya,” tandas Henry. (YS)

TONTON JUGA BERITA VISUAL LAINNYA di 

KALTENGNEWS TV 

Yundhy Satrya ^ Kaltengnews.co.id

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *