Puskemas Pembantu Tumbang Langgah Perlu SDM Tenaga Kesehatan

 Puskemas Pembantu Tumbang Langgah Perlu SDM Tenaga Kesehatan

FOTO : Wakil Ketua Komisi I DPRD Kalteng, Kuwu Senilawati didampingi Plt. Kades Tumbang Langgah, saat meninjau bangunan Puskesmas Pembantu Desa Tumbang Langgah yang belum beroperasional secara maksimal, lantaran belum adanya tenaga kesehatan yang memang benar-benar menetap di daerah tersebut. (Foto Yundhy, Kaltengnews.co.id)

Kaltengnews.co.id – Tumbang Langgah – Wakil Rakyat asal Daerah Pemilihan (Dapil) Kalteng I, meliputi Kota  Palangka Raya, Kabupaten Katingan dan Gunung Mas, Kuwu Senilawati menyampaikan distribusi tenaga kesehatan di setiap daerah pelosok Kalimantan Tengah, perlu mendapat perhatian bersama. Karena, masih ada beberapa daerah yang belum memiliki SDM tenaga kesehatan (Nakes) yang benar-benar menetap di wilayah tertentu selama menjalankan tugas mulianya, seperti halnya di Desa Tumbang Langgah, Kecamatan Rungan Barat, Kabupaten Gunung Mas pada pekan lalu.

“Kondisi bangunan puskemas pembantu  (Pustu) di Desa Tumbang Langgah, sebenarnya dinilai masih cukup baik, hanya saja belum ada SDM tenaga kesehatan (Nakes) baik itu dokter, perawat maupun bidan yang benar-benar menetap untuk jangka waktu tertentu di wilayah ini. Dikhawatirkan, ketika ada masyarakat yang mengalami sakit dan membutuhkan penanganan medis segera, maka terpaksa harus pergi jauh ke desa sekitar yang memiliki tenaga kesehatan,” ucap Kuwu, Kamis (01/09/2022).

Lanjut Srikandi Partai Gerindra Kalteng ini juga menyebut Desa Tumbang Langgah, merupakan salah satu daerah pelosok yang masih belum memiliki jaringan listrik PLN dan belum terjangkau jaringan komunikasi dan internet.

“Mungkin, inilah menjadi salah satu alasan, kenapa tenaga kesehatan akhirnya enggan untuk menetap di Desa Tumbang Langgah,” ujarnya. Untuk itu, sambung Kuwu meminta seraya mendorong pemerintah daerah (Pemda) serta pihak terkait lainnya agar memperhatikan kebutuhan dasar masyarakat di daerah-daerah pelosok, utamanya di sektor kesehatan.

Dirinya juga menyarankan agar SDM tenaga kesehatan asli dari Desa Tumbang Langgah perlu ditempatkan disana, itu akan lebih baik dan tidak mungkin akan mengajukan pindah kedepannya. “Saya harap ini bisa menjadi perhatian pemda melalui instansi terkait, sehingga pelayanan kesehatan kepada masyarakat di desa itu bisa berjalan lancar dan puskesmas pembantu yang ada dapat berfungsi kembali,” timpalnya.

Sementara itu, Plt Kepala Desa Tumbang Langgah, Apri membenarkan perihal tersebut. Ia mengatakan Pustu Desa Tumbang Langgah sudah berdiri sejak beberapa tahun ini, namun disayangkan masih belum ada tenaga kesehatan yang benar-benar menetap di desa ini.

“Desa Tumbang Langgah, memang sudah memiliki bangunan Pustu. Hanya saja, tenaga kesehatan lebih memilih untuk menetap di Desa Rabambang yang jaraknya tidak terlalu jauh dari Desa Tumbang Langgah,” ungkapnya.

Apri meminta kepada pemerintah daerah, untuk bisa memperhatikan kebutuhan dasar di bidang kesehatan guna melayani masyarakat Desa Tumbang Langgah. Dengan tersedianya tenaga kesehatan yang menetap, maka kedepan masyarakat tidak lagi pergi ke desa sekitar, ketika ada warga yang mengalami sakit. (YS)

TONTON JUGA BERITA VISUAL LAINNYA di 

KALTENGNEWS TV

Yundhy Satrya ^ Kaltengnews.co.id

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *