DPRD Dorong Pemkab Katingan Harus Capai Target PAD Rp 112 Miliar

 DPRD Dorong Pemkab Katingan Harus Capai Target PAD Rp 112 Miliar

Foto : Anggota DPRD Katingan, Endang Susilawatie.

KASONGAN – Mengingat Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang ditargetkan pada tahun 2022 sebesar kurang lebih Rp 112 miliar dan per 31 Agustus 2022 sudah mencapai 49,34 persen. Maka dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Katingan mendorong agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Katingan agar lebih giat dan semangat untuk mencapai target yang ditentukan bersama.

Demikian disampaikan Juru Bicara Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Endang Susilawatie, saat pada rapat Paripurna ke-5 masa persidangan I tahun sidang 2022 dalam rangka fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Katingan terhadap Raperda Perubahan APBD tahun anggaran 2022, di ruang rapat Paripurna DPRD setempat, Jumat 16 September 2022. Fraksi PAN Gerinda Raperda Perubahan APBD 2022 sudah menyetujui dan menerima Raperda tersebut menjadi Peraturan Daerah (Perda) nantinya.

Pada kesempatan itu juga ada beberapa saran dan masukan yang disampaikan, yaitu mengingat waktu yang telah memasuki akhir tahun dan serapan anggaran yang masih sangat rendah, maka diharapkan kepada Pemerintah Daerah untuk mendorong kepada seluruh organisasi perangkat daerah, agar lebih mengoptimalkan tugas dan kewajibannya terutama kegiatan yang bersifat fisik agar dapat terselesaikan tepat pada waktunya tanpa mengesampingkan kualitas dan kuantitas pekerjaan.

“Sehingga dengan demikian serapan anggaran kita dapat terlaksana secara maksimal pada akhir tahun,” jelas Endang Sosilawatie. Legislator Partai Gerindra ini menambahkan bahwa DPRD mengharapkan kepada Pemerintah Kabupaten Katingan melalui organisasi perangkat daerah yang mendapatkan dana transfer umum untuk perlindungan sosial agar penggunaannya tepat sasaran  bagi masyarakat kabupaten katingan yang terdampak dari inflasi akibat kenaikan harga BBM.  “Mengingat intensitas hujan di kabupaten katingan meningkat, maka diharapkan pemerintah daerah agar dapat mengantisipasi terjadinya banjir dan dampak dari banjir tersebut terutama bagi masyarakat yang tinggal di bantaran sungai Katingan baik dari sisi ekonomi, sosial dan kesehatan masyarakat,” pungkasnya.

(tri)

triokta

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *