Sekda Katingan Inginkan Program Dan Rencana Kerja Forum PUSPA Harus Terukur

 Sekda Katingan Inginkan Program Dan Rencana Kerja Forum PUSPA Harus Terukur

FOTO : Sekda Kabupaten Katingan, Pransang, bersama pengurus forum PUSPA dan Forkompinda foto bersama, di aula kanto BPKAD Kabupaten Katingan, Senin 5 September 2022.

 

KALTENGNEWS.co.idKASONGAN – Dengan sudah dibentuknya forum Forum Komunikasi Partisipasi Publik Untuk Kesejahteraan Perempuan Dan Anak (PUSPA) Kabupaten Katingan, diharapkan dapat membantu Pemerintah Daerah dalam meningkatkan kesejahteraan perempuan dan anak melalui 3M yaitu mengakhiri kekerasan terhadap perempuan dan anak, mengakhiri perdagangan orang, dan mengakhiri kesenjangan akses ekonomi terhadap perempuan di Bumi Penyang Hinje Simpei ini.

Demikian disampaikan Bupati Katingan Sakariyas, melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Katingan Pransang, saat membuka secara resmi kegiatan rapat kerja forum PUSPA Katingan periode tahun 2021- 2023, di aula kantor Badan Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah (BPKAD) setempat, Senin 5 September 2022.

Pransang, menjelaskan bahwa untuk mencapai maksud dan tujuan dari pembentukan forum PUSPA harus perlu dituangkan dalam sebuah rancangan program dan rencana kerja yang berisi rancangan hal-hal apa saja yang akan dan ingin dilakukan, serta target apa saja yang ingin dicapai oleh forum Puspa.

Dirinya juga berpesan agar target yang ditetapkan dalam program dan rencana kerja forum PUSPA harus benar-benar terukur dan mudah untuk dilaksanakan. Dengan demikian pengalokasian dan pemanfaatan sumber daya, baik dana maupun tenaga dapat lebih efektif dan efisien, dan hasil yang diperoleh pun lebih optimal.

Selain itu, menurutnya Pemerintah Kabupaten Katingan juga telah melaksanakan berbagai upaya semaksimal mungkin untuk meningkatkan kesejahteraan perempuan dan anak, melalui program dan kegiatan yang berpihak kepada pengarusutamaan gender, dan secara tertulis telah tercantum di dalam RPJMD kabupaten Katingan tahun 2018-2023. ” Dapat kita ketahui bersama Pemerintah Daerah sangat konsen terhadap kesejahteraan perempuan dan anak serta kelompok rentan lainnya. Dan pengarusutamaan gender telah menjadi bagian dari prioritas pembangunan di Kabupaten Katingan,” ungkap Mantan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa (PMD) Kabupaten Katingan ini.

Sementara itu, Ketua Forum PUSPA Kabupaten Katingan Winda Natalia, berharapdari hasil rapat kerja ini nantinya diharapkan tersusunnya jadwal atau matriks kegiatan forum PUSPA Kabupaten Katingan tahun 2022, dan juga tersusunnya rencana kegiatan tahun forum Puspa tahun 2023.

” Agenda kegiatan rapat kerja ini salah satunya tentang pemaparan isu atau permasalahan terhadap perempuan dan anak dengan narasumber dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana atau DP3AP2KB Kabupaten Katingan,” jelas Winda Natalian. (AS)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *