Keripik Kelakai jadi Produk Inovasi Mahasiswa KKN Kebangsaan Desa Terusan Karya

 Keripik Kelakai jadi Produk Inovasi Mahasiswa KKN Kebangsaan Desa Terusan Karya

FOTO : Mahasiswa KKN Kebangsaan bersama ibu-ibu PKK Desa Terusan Karya, saat memperagakan produk inovasi Kripik Kelakai

Kaltengnews.co.id – KAPUAS – Kelompok KKN Kebangsaan ke-X di Desa Terusan Karya, Kecamatan Bataguh, Kabupaten Kapuas memiliki program kerja di bidang kewirausahaan, yakni dengan melakukan demonstrasi atau memperagakan cara pembuatan produk inovasi Kripik Kelakai kepada ibu PKK Desa Terusan Karya. Kegiatan dilaksanakan, pada hari Senin (01/08/2022) pekan kemaren.

Kepada redaksi Kaltengnews.co.id, Dosen Pendamping Lapangan (DPL) KKN Kebangsaan ke-X Desa Terusan Karya, Dr Alpian, S.P., M.P. menyampaikan bahwa masyarakat Kalimantan Tengah, sudah mengenal tumbuhan ini secara turun-temurun.

“Kelakai sering dimasak sebagai sayur bening, untuk ibu-ibu pasca melahirkan. Tanaman ini sangat bermanfaat untuk kesehatan. Bahkan, kami di rumah sering juga memasak sayur bening dan oseng-oseng kalakai yang disukai ketika masih berupa ” kalukuh” bahasa Dayak Ngaju, dimana rasanya sangat nikmat untuk disantap,” ujarnya, Senin (08/08/2022).

Lanjut Alpian mengatakan seraya mengapresiasi inovasi dari Mahasiswa KKN Kebangsaan bersama ibu-ibu PKK di Desa Terusan Karya yang mengadakan kegiatan pengembangan membuat Keripik berbahan Kalakai.

Ia juga mengungkapkan adapun tujuan dari program kerja ini, yakni memberikan wawasan terkait tumbuhan endemik yang tumbuh subur di kalimantan yang kemudian bisa dijadikan produk dan nantinya bisa dijadikan BUMDes.

“Semoga, melalui kegiatan ini dapat memberikan inovasi pengetahuan untuk masyarakat desa Terusan Karya guna menciptakan makanan tradisional yang sehat, murah dan bermanfaat bagi kesehatan,” ujarnya lagi.

 

FOTO : Produk Inovasi Kripik Kelakai (kiri) dan Mahasiswa KKN Kebangsaan sedang mendemonstrasikan pembuatan dan penggorengan kripik kalakai.

Disisi lain, Camat Bataguh Syuryadin menyampaikan apresiasi atas program kerja yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN Kebangsaan bersama ibu-ibu PKK Desa Terusan Karya.

Menurutnya, kripik kalakai merupakan inovasi yang perlu dikembangkan. Karena, kripik ini bahan bakunya cukup mudah ditemui di lingkungan sekitar.

“Selain itu, kalakai juga banyak mengandung vitamin A, tentunya dapat membantu tubuh manusia saat membutuhkan vitamin tersebut. Saya, secara pribadi mengucapkan terima kasih kepada adik-adik mahasiswa KKN di Desa Terusan Karya yang telah mendesain kripik kalakai menjadi produk yang memiliki nilai ekonomis tinggi.”

“Semoga ini bisa menjadi produk unggulan desa setempat. Sehingga, apabila ada tamu yang datang ke Desa Terusan Karya, mereka dapat mengingatnya sebagai produk Desa Terusan Karya, Kecamatan Bataguh, Kabupaten Kapuas,” tutup Camat Bataguh Syuryadin.

Sebagai informasi, adapun mahasiswa KKN Kebangsaan ke-X di Desa Terusan Karya, berjumlah 10 orang yang berasal dari berbagai disiplin ilmu dan perguruan tinggi negeri di Indonesia, diantaranya Muhammad Daffa Rendy Y – Universitas Airlangga, Johan Weinand Lepertery – Universitas Pattimura.

Kemudian, Felix Jeremy Silitonga – Universitas Jambi, Khaira Lulvita – Universitas Malikussaleh, Villa Cristy – IAKN Palangkaraya, Nita Lowrenza Purba – Universitas Palangka Raya, Ditoro Marbun – Universitas Palangka Raya, Neng Dina Sabarniati – Universitas Palangka Raya, Evan Alphario Imanuel – Universitas Palangka Raya, serta Angel Glendina Br Perangin-Angin – Universitas Palangka Raya. (YS)

TONTON JUGA BERITA VISUAL LAINNYA di 

KALTENGNEWS TV

Yundhy Satrya ^ Kaltengnews.co.id

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *