Aswin : Karya inovasi mahasiswa KKN Kebangsaan Ke-X berpotensi tingkatkan ekonomi desa

 Aswin : Karya inovasi mahasiswa KKN Kebangsaan Ke-X berpotensi tingkatkan ekonomi desa

FOTO : Ketua Panitia KKN Kebangsaan ke-X dan KKN Bersama BKS PTN Barat Tahun 2022 di Universitas Palangka Raya, Dr. Ir. Aswin Usup, MSc. 

Kaltengnews.co.id – PALANGKA RAYA – Ketua Panita Pelaksana KKN Kebangsaan ke-X dan KKN Bersama BKS PTN Barat Tahun 2022 di Universitas Palangka Raya (UPR) Dr. Ir. Aswin Usup, MSc menyampaikan setiap karya inovasi dari mahasiswa KKN di masing-masing desa yang telah dihasilkan, apabila itu dikelola dengan baik dan berkesinambungan, maka diyakini itu akan berpotensi besar untuk meningkatkan perekonomian desa.

“Setiap kelompok KKN Kebangsaan ke-X, tentunya memiliki suatu program kerja unggulan. Dimana, program kerja unggulan tersebut juga telah menghasilkan karya inovasi, baik itu berupa produk, teknologi tepat guna ataupun konsep gagasan pemikiran yang diyakini mampu memberikan kontribusi positif bagi perekonomian desa, guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat,” ujar Dr. Aswin Usup, saat meresmikan pameran karya inovasi mahasiswa KKN Kebangsaan ke-X di UPR, Jumat (19/08/2022).

Lanjut Dr. Aswin mengatakan selama kurang lebih 30 hari atau 1 bulan berada di lokasi penempatan, mahasiswa KKN Kebangsaan ke-X, tentunya memiliki suatu pengalaman, cerita dan kesan yang mendalam bersama-sama masyarakat di desa setempat.

“Terlebih lagi, mahasiswa yang datang dari berbagai daerah di Indonesia, untuk hadir menjadi peserta KKN Kebangsaan ke-X di UPR Provinsi Kalimantan Tengah, tentunya memiliki suatu perbedaan adat-istiadat dan budaya dengan masyarakat desa, dimana tempat mereka melaksanakan tugas KKN.”

“Hal ini, tentunya menjadi suatu momen bermakna, bagaimana mereka bisa beradaptasi, membaur dan menyatu bersama masyarakat desa setempat, dalam rangka mewujudkan kemandirian desa, sekaligus pula menyadari bahwa Indonesia memiliki keberagaman adat-istiadat dan budaya, dengan menjunjung tinggi nilai-nilai kebhinekaan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” ungkapnya.

Dr. Aswin juga meyakini karya inovasi yang dihasilkan, jika itu memang ditekuni dan dikelola secara serius, maka akan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat.

Selanjutnya, ia juga menyarankan kepada pihak pemerintah daerah (Pemda) baik itu Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas dan Pemkab Pulang Pisau, melalui instansi dinas teknis dan pihak terkait lainnya, supaya dapat menindaklanjuti dan mengembangkan karya inovasi yang dihasilkan oleh mahasiswa KKN Kebangsaan ke-X.

“Karena, karya inovasi yang sudah dihasilkan tersebut, berasal dari potensi yang ada di desa itu sendiri, baik itu berupa produk ataupun teknologi tepat guna ataupun suatu gagasan pemikiran yang bisa memajukan desa. Untuk itu, sekali lagi karya inovasi yang telah dihasilkan bisa terus dijaga, dikelola dan dikembangkan lagi,” tandasnya.

Sebagai informasi, peserta KKN Kebangsaan ke-X dan KKN Bersama BKS PTN Barat Tahun 2022 di Universitas Palangka Raya (UPR) diikuti oleh mahasiswa dari berbagai daerah, berbagai multidisiplin ilmu dari 73 Perguruan Tinggi di Indonesia.

Adapun lokasi KKN Kebangsaan ke-X dan KKN Bersama BKS PTN Barat Tahun 2022 di Universitas Palangka Raya, juga dilaksanakan di 2 kabupaten yang menjadi lokasi program strategis nasional Food Estate, yakni Kabupaten Kapuas dan Pulang Pisau. (YS)

TONTON JUGA BERITA VISUAL LAINNYA di 

KALTENGNEWS TV

Yundhy Satrya ^ Kaltengnews.co.id

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *