14 Mahasiswa Terima Beasiswa IBFL, UPR dan YABN Teken MoU

 14 Mahasiswa Terima Beasiswa IBFL, UPR dan YABN Teken MoU

FOTO : Rektor UPR Dr. Andrie Elia, SE., M.Si bersama Ketua YABN Okty Damayanti melakukan penandatanganan MoU terkait program IBFL, Jumat (05/08/2022) di Aula Rahan, Lantai II Gedung Rektorat UPR.

 

Kaltengnews.co.id – PALANGKA RAYA – Universitas Palangka Raya (UPR) bersama Yayasan Adaro Bangun Negeri (YABN) melakukan penandatanganan nota kesepahaman bersama (MoU) terkait dukungan beasiswa pendidikan dari PT. Adaro Energy, Tbk, melalui program “Indonesia Bright Future Leaders” (IFBL). Kegiatan dilaksanakan di Aula Rahan, Lantai II Gedung Rektorat UPR, Jalan Hendrik Timang, Kota Palangka Raya, Jumat (05/08/2022) siang.

Penandatanganan MoU dilakukan langsung oleh Rektor UPR Dr. Andrie Elia, S.E., M.Si dan Ketua Yayasan Adaro Bangun Negeri Okty Damayanti, serta dihadiri oleh Wakil Rektor UPR Bidang Perencanaan dan Kerjasama UPR Prof. Dr. Sulmin Gumiri, PhD.; Wakil Rektor Bidang Hukum Organisasi SDM dan Kemahasiswaan Prof. Dr. Suandi Sidauruk, MPd.; serta sejumlah Dekan di lingkup Universitas Palangka Raya dan perwakilan manajemen dari YABN dan PT. Adaro Energy Tbk, diantaranya Zuraida Murdia Hamdie, YABN Departemen Head; Sri Armiyati Djarkasi, CSR Section Head, Adaro Mineral Indonesia; Ramon Ramba, Goverment Relation Section Head Adaro Mineral Indonesia.

Dalam sambutannya, Ketua Yayasan Adaro Bangun Negeri (YABN) Okty Damayanti menyampaikan bahwa program beasiswa ini sebagai salah satu bentuk dukungan dari PT. Adaro Energy Tbk, dalam upaya mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) khususnya putra-putri terbaik dari Kabupaten Murung Raya.

“Kami hadir di sini, dalam rangka menjalin kerjasama dengan Universitas Palangka Raya. Melalui program IBFL. Dimana, program ini untuk mempersiapkan putra-putri lokal terbaik, untuk menjadi calon pemimpin masa depan bangsa,” ujarnya.

 

FOTO : Ketua Yayasan Adaro Bangun Negeri (YABN) Okty Damayanti saat dibincangi awak media, pada kegiatan penandatanganan MoU antara YABN dan UPR dalam program beasiswa IBFL.

 

Lanjut Okty mengatakan program beasiswa ini memberikan peluang kepada anak-anak dari keluarga kurang mampu yang berasal dari daerah-daerah di provinsi Kalimantan Tengah, terutama yang berasal dari wilayah operasional Adaro Mineral Indonesia di Kabupaten Murung Raya, untuk melanjutkan Pendidikan Tinggi dan menempuh jurusan pendidikan sesuai dengan kebutuhan daerahnya.

“Adapun bantuan beasiswa yang diberikan, meliputi Uang Kuliah Tunggal (UKT); biaya hidup, biaya tempat tinggal, BPJS Kesehatan, Biaya Settlement, dan kegiatan-kegiatan Pembinaan Mahasiswa selama 4 tahun (Full Scholarship) untuk memenuhi kebutuhan dasar mahasiswa,” katanya.

Dirinya juga menuturkan adanya pembinaan mahasiswa yang dapat mengembangkan leadership skill dan karakter yang baik, memiliki social skill, serta life and career skill yang memadai untuk menghadapi dunia kerja.

Khususnya penerima Beasiswa IBFL tahun 2022 di Universitas Palangka Raya berjumlah 14 orang, dengan nilai total bantuan yang diberikan oleh Yayasan Adaro Bangun Negeri yakni senilai Rp.2,5 Milyar, untuk dialokasikan kepada 14 orang mahasiswa penerima program IBFL, selama menempuh masa studi hingga lulusnya nanti.

“Bantuan melalui program IBFL, sudah diberikan kepada mahasiswa di sejumlah perguruan tinggi negeri lainnya, seperti Universitas Lambung Mangkurat, IPB, UPN Yogyakarta dan Universitas Palangka Raya. Secara khusus, Universitas Palangka Raya merupakan perguruan tinggi negeri keempat yang menerima program IBFL dari Yayasan Adaro Bangun Negeri,” katanya menambahkan.

FOTO : Rektor UPR Dr. Andrie Elia, SE, MSi, memberikan sambutan, pada kegiatan penandatanganan MoU antara YABN dan UPR, dalam program beasiswa IBFL.

 

Sementara itu, Rektor UPR Dr. Andrie Elia, S.E., M.Si. menyampaikan ucapan terima kasih dan menyambut baik adanya bantuan beasiswa, melalui program IBFL yang diberikan oleh Yayasan Adaro Bangun Negeri dari PT. Adaro Energy, Tbk.

“Secara pribadi, saya menyambut baik program beasiswa yang diberikan hari ini. Karena, sebenarnya kami juga sudah lama menunggu adanya bantuan beasiswa dari PT. Adaro Energy, Tbk, sekitar 32 tahun lamanya, dan akhirnya hari ini dapat terwujud,” ujarnya.

Lanjut Ketua Harian Dewan Adat Dayak (DAD) Provinsi Kalimantan Tengah ini juga berharap, hendaknya bantuan tidak hanya diberikan bagi putra-putri lokal asal Kabupaten Murung Raya saja, tapi kalau bisa itu menjangkau Kabupaten Barito Timur, Barito Utara dan sekitarnya.

Tidak hanya itu, Dr. Andrie Elia juga berharap kerjasama yang dilakukan, tidak hanya dalam hal bantuan beasiswa saja, tapi juga dalam bidang lainnya, seperti uji laboratorium dan penelitian bagi para dosen, pemagangan dan kegiatan lainnya, termasuk pula adanya bantuan bangunan fisik di Universitas Palangka Raya, utamanya dalam implementasi Merdeka Belajar – Kampus Merdeka (MBKM).

“Kerjasama yang sudah terjalin, diharapkan dapat terus berlanjut untuk beberapa bidang lainnya juga. Selain itu, pengembangan SDM memang membutuhkan kolaborasi, kerjasama dan sinergitas dari berbagai pihak, baik itu pemerintah daerah, swasta dan pelaku usaha tambang maupun perkebunan,” tandasnya. (YS)

TONTON JUGA BERITA VISUAL LAINNYA di 

KALTENGNEWS TV

Yundhy Satrya ^ Kaltengnews.co.id

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *