Kaltengnews.co.id – PALANGKA RAYA – Ketua Komisi I DPRD Kalteng, Yohannes Freddy Ering mengatakan keluhan terkait kurangnya fasilitas yang ada di Samsat perlu mendapat perhatian dari pemda, utamanya dari Pemprov Kalimantan Tengah.
“Kami mengapresiasi terobosan yang dilakukan pemda khususnya Samsat selama ini. Akan tetapi, kurangnya fasilitas masih menjadi keluhan dan perencanaan terkait itu harusnya sampai kebawah,” ucapnya, Selasa (21/06/2022) pagi.
Freddy Ering juga menyebutkan selama ini yang terjadi tidak seperti itu, perencanaan tidak sampai kebawah. Anggaran penuh, sangat disayangkan kalau fasilitas di samsat itu masih banyak keluhan, maka pemda perlu mencari tahu dimana yang salah.
“Pentingnya pemda mencari tahu dimana letak kesalahan tersebut, sebab bisa saja anggaran yang disalurkan tidak sampai kebawah sehingga mengakibatkan fasilitas yang dimiliki samsat tidak memenuhi standar pelayanan,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa pihaknya sudah sering kelapangan untuk memantau hal tersebut, semua pada mengeluh operasional samsat tidak ada.
“Pernah dulu diajukan kendaraan dobel kabin sebagai upaya jemput bola ke perusahaan-perusahaan, tapi implementasinya mobil carry, menurut kami itu yang salah,” bebernya.
Selain itu, mengenai Samsat keliling hingga sekarang tidak terlihat program tersebut berjalan optimal karena masih belum mampu menjangkau setiap daerah terutama pelosok, sehingga agar program itu berjalan maksimal memerlukan upaya lebih dari pemerintah terutama Samsat.
“Saya tahu persis bagaimana tata kelola samsat. Saya harap hubungan sinergitas dari setiap instansi terkait bisa ditingkatkan, karena ini bukan hanya soal PAD tapi juga pelayanan. Ada dua aspek yang harus mampu diimplementasikan oleh Samsat yaitu pelayanan dan PAD.” tandasnya. (YS)
TONTON JUGA BERITA VISUAL LAINNYA di