FOTO : Ketua Komisi I DPRD Kalteng, Yohannes Freddy Ering. 

Serapan Pajak Air Permukaan Belum Maksimal 

Kaltengnews.co.id – PALANGKA RAYA – Ketua Komisi I DPRD Kalteng, Yohannes Freddy Ering mengatakan bahwa pajak air permukaan memiliki potensi besar untuk menjadi sumber pendapatan daerah. Karena itu, ia mendorong pemda agar dapat mengoptimalkan serapan pajak air permukaan di wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng) ini.

“Potensi pajak air permukaan di provinsi ini tergolong besar. Pasalnya, ada begitu banyak perusahaan yang menggunakan air permukaan. Dan jika hal itu dioptimalkan, maka akan dapat berdampak positif pada pendapatan asli daerah (PAD) Kalteng,” ucapnya, Sabtu (07/05/2022).

Lanjut Politisi PDIP Kalteng ini juga mengatakan berkenaan hal tersebut, memang ada baiknya juga Perda terkait itu, bisa semakin dioptimalkan.

“Nah, tinggal bagaimana pemda dan pihak terkait lainnya berupaya mengenalkan perda tersebut agar dapat diketahui,” ungkapnya.

Lebih dalam, dirinya juga menuturkan meski perda pajak air permukaan ini sudah sejak lama disahkan, namun hingga kini serapan pajak dari air permukaan masih belum optimal. Oleh karena itu, sosialisasi terkait perda tersebut perlu lebih digencarkan.

“Berdasarkan hasil kunjungan kerja pihaknya ke salah satu PBS di Kabupaten Barito Timur (Bartim) beberapa waktu lalu, diketahui serapan pajak yang bersumber dari air permukaan masih belum optimal,” imbuhnya.

Dirinya menilai, belum optimalnya serapan pajak air permukaan ini diakibatkan karena perda terkait itu masih belum banyak diketahui oleh perusahaan-perusahaan yang ada terutama yang menggunakan air permukaan khususnya di wilayah Kalteng.

“Di sinilah perlu adanya peningkatan sosialisasi terkait perda itu, supaya dapat diketahui oleh seluruh perusahaan yang menggunakan air permukaan, sehingga mereka pun bisa taat membayar pajak air permukaan yang digunakan.” tandasnya. (YS)

TONTON JUGA BERITA VISUAL LAINNYA di 

KALTENGNEWS TV   

0 Reviews

Write a Review

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!