Terkait Aspirasi Belum Bisa Diakomodir Segera, Srikandi DPRD Kalteng Meminta Masyarakat Dapat Memahami Kondisi Keuangan Daerah

 Terkait Aspirasi Belum Bisa Diakomodir Segera, Srikandi DPRD Kalteng Meminta Masyarakat Dapat Memahami Kondisi Keuangan Daerah

FOTO: Srikandi DPRD Kalteng dari Fraksi PDI-P Kalteng, Ina Prayawati.

Kaltengnews.co.id – PALANGKA RAYA – Kalangan DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menyadari bahwa masih banyak aspirasi yang diusulkan oleh konstituen (masyarakat pemilih, red) belum dapat direalisasikan segera, lantaran minimnya ketersediaan anggaran pemerintah daerah, terlebih sejak tahun 2020 lalu, pengalokasian dana pemerintah daerah lebih diprioritaskan untuk penanganan kasus pandemi Covid-19 yang saat itu sedang tinggi-tingginya.

Hal tersebut, diutarakan oleh Srikandi DPRD Kalteng dari Fraksi PDI-P Kalteng, Ina Prayawati yang mengharapkan agar masyarakat di seluruh wilayah Bumi Tambun Bungai dapat memahami dan memaklumi kondisi demikian.

“Kita dapat menyadari dan memaklumi bahwa pandemi Covid-19 memiliki dampak luas, termasuk pula pada anggaran daerah. Dimana, hal itu juga berdampak kepada sejumlah aspirasi atau usulan masyarakat yang sampai sekarang ini masih belum diakomodir. Adanya kondisi demikian juga diharapkan dapat dipahami oleh masyarakat luas,” ucap Ina Prayawati, Jumat (26/11/2021) pagi.

Wakil Rakyat asal Daerah Pemilihan (Dapil) Kalteng IV, meliputi Kabupaten Barito Selatan, Barito Utara, Barito Timur dan Murung Raya ini juga mengatakan bahwa pemerintah dalam hal ini merupakan leading sektor, terhadap penanggulangan Covid-19, juga harus mengeluarkan anggaran setiap tahunnya untuk penanganan Covid-19.

Sehingga, realokasi anggaran untuk penanganan pandemi harus dilakukan. Dan, hal itu secara tidak langsung berpengaruh pada jumlah anggaran untuk program kesejahteraan masyarakat, seperti program bantuan bibit ternak yang juga mengalami penurunan dari tahun ke tahun.

“Pengaruh tersebut, berdampak kepada jumlah anggaran untuk bantuan bibit dan ternak, pembangunan dan peningkatan infrastruktur, pendidikan, kesehatan dan lainnya. Sehingga, akan berbeda jumlahnya dari tahun ke tahun, terutama jika dibandingkan sebelum pandemi Covid-19 mewabah,” terangnya.

Dikatakan Ina, saat ini kondisi keuangan daerah atau anggaran daerah sangat terbatas, sehingga beberapa usulan atau aspirasi masyarakat tak bisa direalisasikan dalam waktu dekat ini.

Lebih dalam, Dirinya juga mengungkapkan bahwa pihaknya, pada kesempatan sebelumnya juga telah melakukan rapat koordinasi dengan 11 (sebelas) mitra kerja Komisi II DPRD Provinsi Kalteng.

Dimana saat ini anggaran yang dimiliki oleh daerah sangat terbatas, sehingga juga berpengaruh pada setiap program atau kegiatan pada tahun 2022 mendatang di setiap dinas mitra kerja Komisi II DPRD Kalteng.

“Karena kondisi pandemi saat ini, sehingga tak semua aspirasi masyarakat dapat direalisasikan. Namun, kita tentunya juga akan tetap memprioritaskan kepentingan masyarakat.” tandasnya. (YS)

 

TONTON JUGA BERITA VISUAL LAINNYA di 
KALTENGNEWS TV

Yundhi - Kaltengnews.co.id

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *