FOTO: Balogo merupakan salah satu permainan tradisional di masyarakat Dayak Kalimantan Tengah. (Net, ilustrasi).

Srikandi Dewan Provinsi Ajak Masyarakat Jaga Nilai Kearifan Lokal dan Budaya Kalteng

Kaltengnews.co.id – PALANGKA RAYA – Sekretaris Komisi III DPRD Kalteng membidangi Kesejahteraan Rakyat (Kesra) meliputi Pendidikan, Kesehatan dan Pariwisata, Dra. Kuwu Senilawati mengajak semua pihak, bersama-sama menjaga kearifan lokal dan budaya yang ada di seluruh wilayah Bumi Tambun Bungai.

“Kearifan lokal dan budaya yang ada, penting untuk kita jaga bersama sebagai kekayaan budaya daerah,” ucap Sekretaris Komisi III DPRD Kalteng, Senin (11/10/2021).

Lanjut Srikandi Partai Gerindra Kalteng ini mengatakan bahwa menjaga kearifan lokal dan pelestarian budaya sangat penting untuk terus dilakukan, mengingat 2 (dua) hal ini secara perlahan, sudah mulai luntur atau tergerus oleh perkembangan zaman dan teknologi yang serba canggih dan serba modern.

“Salah satu upaya yang bisa dilakukan, yakni memberikan edukasi kepada anak-anak. Dengan begitu, mereka dapat mengetahui, jika kearifan lokal dan budaya daerah memiliki nilai luhur di dalamnya ,” ujarnya.

Lebih dalam, Wakil rakyat asal Dapil I Kalteng meliputi Kabupaten Katingan, Gunung Mas, dan Kota Palangka Raya ini juga menuturkan dalam menjaga budaya dan kearifan lokal, menjadi tanggung jawab bersama.

Hal sederhana, Sambung Kuwu mengutarakan bahwa salah satu upaya yang bisa dilakukan yakni memperkenalkan permainan tradisional, seperti balogo, bagasing dan lainnya kepada anak-anak.

“Selain bermain, banyak manfaat yang bisa anak-anak dapatkan. Diantaranya seperti melatih insting, kepekaan sosial, mental dan fisik,” katanya.

Diakui Kuwu, menarik minat anak-anak untuk bisa memainkan permainan tradisonal di tengah kemajuan teknologi seperti sekarang tidaklah mudah.

Meski demikian, katanya, apabila permainan tradisional di perkenalkan secara perlahan dan bertahap, anak-anak akan meminatinya.

Selanjutnya tinggal cara memperkenalkannya, keterlibatan dinas terkait, para pelaku seni, tokoh masyarakat dan juga orangtua sangat di perlukan dalam upaya ini.

“Besar harapan saya, semakin banyak masyarakat yang peduli terhadap pelestarian kearifan lokal dan budaya daerah Kalteng. Dengan begitu, kelestariannya dapat bertahan meski harus di bayangi oleh perkembangan zaman dan kemajuan teknologi yang semakin modern saat ini.” tandasnya. (YS)

 

TONTON JUGA BERITA VISUAL LAINNYA di 
KALTENGNEWS TV

0 Reviews

Write a Review

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!