Dimana, jumlah formasi ada 221 yang terisi 206 formasi, sedangkan untuk 15 formasi tidak terisi, lantaran tidak ada pelamarnya.
“Calon CPNS di UPR ini, selanjutnya akan mengisi formasi dosen dan tenaga pendidik. Ya, kita doakan bersama, semoga saja putra-putri asal Bumi Tambun Bungai dapat lolos dan mengisi formasi di UPR, dengan harapan putra-putri kita dapat mengabdikan diri di UPR,” ucapnya.
Ditambahkannya, pada tiap tahun pemerintah sudah mempersiapkan formasi dan mengalokasikan dana untuk pegawai sesuai dengan kondisi keuangan negara.
Dan, bila dibandingkan dengan formasi tahun 2020 lalu, khususnya untuk formasi dosen ada sekitar 70 formasi, dan di tahun ini lebih banyak yakni ada sekitar 200 formasi dosen dan sisanya untuk tenaga pendidik.
Hal senada disampaikan oleh Wakil Rektor UPR Bidang Hukum Organisasi SDM dan Kemahasiswaan Prof. Dr. Suandi Sidauruk MPd, turut mengatakan seiring meningkatnya animo masyarakat untuk mendaftar menjadi mahasiswa di UPR, memang kebutuhan tenaga dosen di UPR masih sangat diperlukan.

“Karena, berdasarkan usulan disampaikan kepada pemerintah pusat, memang ada beberapa formasi dosen yang sudah diakomodir dan adapula yang masih belum terakomodir. Meski demikian, kita tetap bersyukur karena jumlah formasi dosen pada tahun ini, lebih banyak bila dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya,” Imbuhnya.
Ditambahkannya, penerimaan CPNS untuk formasi dosen di UPR pada tahun 2021 ini, dinilai meningkatk cukup signifikan, dimana harapannya dengan adanya penambahan dosen, maka pelayanan pendidikan tinggi di UPR dapat semakin optimal.
“Terlebih, pada beberapa waktu kedepan, bapak Rektor UPR menargetkan untuk bisa meningkat UPR menjadi Badan Layanan Umum (BLU). Maka dari itu, dengan adanya peningkatan jumlah formasi dosen, dapat mendorong terwujudnya capaian tersebut.” tandasnya. (YS)
TONTON JUGA BERITA VISUAL LAINNYA di