Kaltengnews.co.id – PALANGKA RAYA – Pandemi COVID-19 yang tengah mewabah sekarang ini, memiliki dampak luas terhadap berbagai sendi kehidupan masyarakat. Dimana, salah satunya berdampak pada sektor perekonomian.
Berkenaan hal tersebut, khususnya dalam upaya Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di Indonesia, maka dibutuhkan berbagai langkah strategis yang perlu dilakukan, salah satunya adalah penyediaan SDM pelaku Usaha Micro Kecil dan Menengah (UMKM) Unggul, Kreatif, Inovatif dan Kompetitif.
Untuk mewujudkan ketersediaan SDM pelaku usaha UMKM Unggul, Kreatif, Inovatif dan Kompetitif, diantaranya melalui jalur pendidikan tinggi, di atas jenjang Strata Satu (S-1) melalui penyediaan tenaga pendidikan (guru, red) profesional dan memiliki kompetensi di bidang pendidikan ekonomi.
Menurut Ketua Program Studi (Kaprodi) Magister Pendidikan Ekonomi (MPE) Program Pascasarjana Universitas Palangka Raya (PPS-UPR) Dr. Sri Rohaetin, M.Si., menyampaikan bahwa pentingnya mempersiapkan guru profesional dan berkompentensi dibidang pendidikan ekonomi.
“Peran guru pendidikan ekonomi sangatlah penting, dalam upaya mencetak peserta didik (siswa, red) sebagai calon wirausahawan muda yang Unggul, Kreatif, Inovatif dan Kompetitif. Untuk mewujudkan hal tersebut, maka harus diiringi dengan peningkatan kompetensi guru dibidang pendidikan ekonomi,” ucap Kaprodi MPE PPS-UPR, Kamis (24/6/2021).
