FOTO : Kondisi rumah warga Desa Karaya Kecamatan Kumai, Kabupaten Kobar (Ist.)

Warga Desa Keraya Butuhkan Pembangunan Pengaman Pantai

Kaltengnews.co.id – PALANGKA RAYA – Anggota Komisi IV DPRD Kalteng, membidangi Pembangunan dan Infrastruktur H. Jubair Arifin menyampaikan sejumlah hasil reses perseorangan yang sudah dilaksanakan pada beberapa waktu lalu, di sejumlah daerah yang masih termasuk kedalam cakupan asal Daerah Pemilihan (Dapil) Kalteng III, meliputi Kabupaten Kotawaringin Barat, Lamandau dan Sukamara.

Dimana, salah satunya terkait adanya aspirasi atau usulan warga Desa Keraya, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) meminta agar Pemerintah Kabupaten atau Provinsi dapat membangun pengaman pantai.

“Saat itu saya melakukan kunjungan ke wilayah tersebut, disampaikan oleh sejumlah warga bahwa ada beberapa rumah yang rawan terdampak abrasi pantai,” ucapnya, Selasa (13/4/2021).

Lanjut Politisi PDI-Perjuangan Kalteng ini mengatakan bahwa sebenarnya di tahun 2020, pemerintah daerah sempat menganggarkan pembangunan pengaman pantai tersebut.

Namun, dikarenakan anggaran tersedot untuk penanggulangan bencana non alam, yakni pandemi Covid-19, maka pembangunannya pun ditunda atau batal.

Dirinya juga menjelaskan, beberapa tahun yang lalu, Pemerintah Kabupaten Kobar pernah menjanjikan untuk melakukan relokasi khususnya rumah-rumah warga yang berada di bibir pantai Desa Karaya.

Namun sampai dengan saat ini, ujarnya menambahkan, belum ada tanda-tanda dari pihak terkait melakukan relokasi sejumlah rumah warga tersebut.

“Oleh karena itu, saya sangat berharap agar pihak terkait segera menindaklanjuti apa yang diinginkan oleh masyarakat setempat,” ujarnya

Mengingat ujarnya lebih dalam, hal tersebut selain memberikan rasa aman kepada warga, pembangunan pengaman pantai itu juga bertujuan agar melindungi jalan.

“Ketika air pasang, maka badan jalan yang ada di desa karaya akan terendam air,” tutupnya. (YS)

TONTON JUGA BERITA VISUALNYA di 

KALTENGNEWS TV

0 Reviews

Write a Review

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!