Duwel: Ketersediaan Jaringan Internet sangat Penting untuk Menunjang Pembelajaran Daring

 Duwel: Ketersediaan Jaringan Internet sangat Penting untuk Menunjang Pembelajaran Daring

FOTO: Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) membidangi Pendidikan dan Kesehatan, drs. Duwel Rawing.

Kaltengnews.co.id – PALANGKA RAYA – Ketersediaan jangkauan internet merata hingga ke seluruh pelosok daerah di Indonesia, memiliki manfaat penting dalam menunjang berbagai aktivitas manusia.

Selain mendukung kelancaran suatu pekerjaan, jangkauan jaringan internet yang merata juga memberikan manfaat dalam bidang pendidikan, misalnya kegiatan pembelajaran secara virtual atau dalam jaringan (daring) selama pandemi Covid-19 ini masih mewabah.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) membidangi Pendidikan dan Kesehatan, drs. Duwel Rawing yang berharap agar jangkauan jaringan internet, juga dapat merata di seluruh pelosok daerah di wilayah Kalimantan Tengah.

Politisi Senior dari PDI-Perjuangan ini mengatakan bahwa selama masa pandemi Covid-19, kegiatan pembelajaran mulai dari satuan pendidikan PAUD hingga SMA/SMK sederajat di seluruh wilayah Kalimantan Tengah menerapkan pembelajaran secara daring.

“Oleh sebab itu, ketersediaan jaringan internet menjadi hal yang sangat penting, terutama untuk menunjang kelancaran pembelajaran daring di sekolah yang ada di seluruh pelosok daerah Kalimantan Tengah,” ucapnya, Kamis (1/4/2021).

Lebih lanjut, Duwel mengharapkan agar masing-masing sekolah dapat mengupayakan pemasangan jaringan internet atau WiFi. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan kemudahan, baik itu bagi para guru maupun peserta didik (murid, red) dalam kegiatan pembelajaran secara daring.

Selain itu, dengan adanya ketersediaan jaringan internet maka para guru pun akan dimudahkan untuk mengakses informasi, bahan ajar dan modul pembelajaran serta memudahkan guru dalam segala urusan administrasi.

Namun menjadi pertimbangan lainnya, sambung Mantan Bupati Katingan ini kembali mengutarakan, yakni adanya biaya tambahan sebagai konsekuensi penyediaan jaringan internet atau WiFi di masing-masing sekolah.

“Kendati harus mempersiapkan biaya tambahan untuk penyediaan jaringan internet atau WiFi, hal tersebut juga perlu dilihat dari sisi positifnya, yakni dengan adanya ketersedian jaringan internet atau WiFi akan memudahkan semua tugas guru terutama dalam memberikan tugas dan materi kepada para peserta didinya,” ungkap Duwel.

Lebih dalam, Wakil Rakyat asal Daerah Pemilihan (Dapil) Kalteng I, meliputi Kota Palangka Raya, Kabupaten Katingan dan Gunung Mas ini juga menambahkan hendaknya sekolah jangan memaksakan untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka.

Pasalnya, hal ini dimaksudkan untuk memberikan perlindungan bagi para guru dan peserta didik, agar terhindari dari resiko paparan Covid-19.

“Ketika ingin melaksanakan pembelajaran tatap muka, harus dipertimbangkan secara baik dan matang. Lakukan koordinasi dengan pihak orang tua dan dinas instansi terkait, serta jangan paksakan untuk menyelenggarakan pembelajaran tatap muka, jika itu tidak memungkinkan digelar,” tandasnya.

Duwel juga tetap mengingatkan kepada seluruh masyarakat di wilayah Bumi Tambun Bungai agar disiplin menerapkan protokol kesehatan pandemi Covid-19, yakni sering mencuci tangan dengan menggunakan sabun pada air yang mengalir. Lalu wajib menggunakan masker, menjaga jarak satu sama lainnya, serta menjauhkan diri dari kerumunan.

Sebagai informasi, berdasarkan kesepakatan, arahan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud RI) terkait kegiatan pembelajaran di wilayah zona merah, proses belajar mengajar tetap menggunakan sistem daring, sedangkan di wilayah zona hijau bisa melakukan tatap muka dengan tetap melakukan protokol kesehatan secara ketat. (YS)

TONTON JUGA BERITA VISUALNYA di
KALTENGNEWS TV

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!