Kaltengnews.co.id – PALANGKA RAYA – Masyarakat Kota Palangka Raya adalah masyarakat yang majemuk. Adanya perbedaan suku agama ras dan golongan (SARA) bukanlah menjadi suatu alasan untuk terpecah belah.
Namun, hal ini justru menjadi suatu modal utama bangsa Indonesia, khususnya bagi masyarakat Kota Cantik untuk tetap bersatu. Hal ini sebagaimana adanya falsafah Huma Betang dan semboyan Negara Bhinneka Tunggal Ika dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Menurut Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Sigit Karyawan Yunianto mengingatkan kepada seluruh masyarakat Kota Palangka Raya, agar tetap berpegang teguh pada falsafah Huma Betang, serta menjunjung tinggi semboyan negara Indonesia Bhineka Tunggal Ika dalam bingkai NKRI.
“Masyarakat Kota Palangka Raya jangan mudah terprovokasi oleh berbagai isu atau pemberitaan yang digulirkan oleh sekelompok oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab yang ingin memecah belahkan persatuan dan kesatuan bangsa. Untuk menangkal hal tersebut, maka Toleransi antar sesama adalah kunci utama dalam mempertahankan keutuhan NKRI,” ucapnya, Senin (5/4/2021).
Lebih dalam, Politisi PDI-Perjuangan ini juga menuturkan ketika seluruh masyarakat memiliki kesadaran untuk menghargai adanya perbedaan satu sama lainnya, maka diyakini akan mampu menangkal sejumlah isu yang dapat memecah belahkan kesatuan bangsa.
Tidak hanya itu, Dirinya juga menyebutkan bahwa akan sangat penting, untuk tetap menjaga toleransi di tengah-tengah masyarakat, terlebih saat ini bangsa Indonesia bahkan dunia sedang menghadapi pandemi Covid-19.
“Secara khusus, Saya mengajak agar kita bergandeng tangan untuk memutus mata rantai sebaran Covid-19, yakni dengan cara tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan (Prokes) pencegahan Covid-19. Sebab, tugas mencegah dan memutus mata rantai sebaran Covid-19, kini bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan tim satgas saja, melainkan itu menjadi tanggung jawab dari seluruh elemen masyarakat,” katanya.
Sigit juga menambahkan seraya mengajak masyarakat Kota Palangka Raya agar tetap disiplin menerapkan Prokes pencegahan Covid-19, yakni dengan sering mencuci tangan dengan menggunakan sabun pada air yang mengalir, wajib menggunakan masker dimanapun berada, tetap menjaga jarak serta menjauhkan diri dari kerumunan.
Tidak lupa, Ia juga memberikan imbauan kepada masyarakat, agar jangan takut untuk divaksin Covid-19. Pasalnya, melalui vaksinasi Covid-19, adalah salah satu upaya pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk menekan sebaran virus berbahaya tersebut.
Begitupun bagi masyarakat yang sudah menerima vaksin, jangan sampai kendor dalam menerapkan Prokes pencegahan Covid-19.
“Kita berharap, semoga saja pandemi Covid-19 dapat segera berlalu, dan masyarakat khusus para pelaku UMKM lokal dapat terus bertahan dan berkembang di tengah tantangan pandemi Covid-19.” tandasnya. (YS)
TONTON JUGA BERITA VISUALNYA di
KALTENGNEWS TV