Kaltengnews.co.id – PALANGKA RAYA – Rektor Universitas Palangka Raya (UPR) Dr. Andrie Elia Embang, SE., M.Si menerima kunjungan Sekretaris Jenderal (Sekjend) Majelis Adat Nasional (MADN) Yakobus Kumis, di gedung rektorat UPR, Jumat (19/3/2021).
Adapun maksud kunjungan tersebut, ialah dalam rangka silahturahmi dan mempererat tali persaudaraan. Karena, mengingat selain menjabat sebagai Rektor UPR, Andrie Elia Embang juga menjabat sebagai Ketua Harian Dewan Adat Dayak (DAD) Provinsi Kalimantan Tengah.
Ini merupakan hal yang positif, sekaligus pula sebagai wujud persaudaraan, antara 2 (dua) orang Tokoh Masyarakat Adat Dayak, dari Provinsi Kalimantan Barat dan Tokoh Masyarakat Adat Dayak dari Provinsi Kalimantan Tengah.
Dalam kesempatan tersebut, Andrie Elia menyampaikan ucapan terima kasih, atas kunjungan yang dilakukan oleh Sekjend MADN Yakobus Kumis ke Provinsi Kalimantan Tengah, terlebih khususnya mengunjungi UPR.
“Saya menyambut baik, atas kunjungan bapak Yakobus Kumis ke UPR. Dalam pertemuan tadi, kita telah berdiskusi dan sharing tentang banyak hal, terutama berkenaan dengan bagaimana meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Putra Putri asli Dayak melalui jalur pendidikan tinggi,” Ucap Andrie Elia, Jumat (19/3/2021).
Lebih lanjut, Tokoh Masyarakat Adat Dayak Provinsi Kalimantan Tengah ini juga mengatakan sudah seharusnya lah, kualitas SDM asal Putra Putri asli Dayak Kalimantan Tengah bisa memiliki mutu dan kualitas yang baik, yakni dengan memberikan kesempatan sebesar-besarnya kepada Putra-Putri asli Dayak Kalimantan Tengah untuk bekuliah di UPR. Inilah yang menjadi komitmennya, selama menjabat sebagai Rektor UPR yang juga selaku Ketua Harian DAD Kalimantan Tengah.
Disisi lain, Sekjend MADN Yakobus Kumis mengapresiasi kepemimpinan Andrie Elia selaku Rektor UPR dan Ketua Harian DAD Kalimantan Tengah. Menurutnya ditangan dingin Andrie Elia, kini UPR semakin maju dan ternama.
“Saat dipimpin oleh Rektor bapak Andrie Elia, sudah banyak kemajuan yang ditunjukkan. Tidak hanya itu saja, mengingat UPR adalah Perguruan Tinggi Negeri terbesar dan tertua di wilayah Kalimantan Tengah, maka saya sangat berharap UPR bisa menjadi barometer pendidikan di wilayah Bumi Tambun Bungai,” katanya.
Yakobus juga menambahkan kedepan, selain bisa semakin maju dan berkembang, sekaligus pula dapat menjadi jawaban atas persoalan dan kegelisahan masyarakat. (YS)
TONTON JUGA BERITA VISUALNYA di
KALTENGNEWS TV