Kaltengnews.co.id – PALANGKA RAYA – Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) HM Harris Sadikin menyambut baik langkah Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya, yang telah menjadwalkan Vaksinasi Sinovac, bagi insan pers anggota PWI Kalteng yang berdomisili di wilayah Kota Palangka Raya.
Dimana, berdasarkan jadwal yang sudah ditetapkan, pelaksanaan kegiatan Vaksinasi Sinovac bagi insan pers anggota PWI Kalteng yang berdomisili di wilayah Kota Palangka Raya, direncanakan akan dilaksanakan pada tanggal 9 sampai 10 Maret 2021.
Lebih lanjut, Pimpinan Redaksi Palangka Pos ini menjelaskan, berdasarkan surat Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya Nomor 440/50/P2P-1/DINKES/III/2021, anggota PWI masuk dalam jadwal vaksinisasi tahap II. Vaksinasi dilaksanakan di Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kota Palangka Raya.
“Surat resmi dari Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, sudah kita terima. Sekarang sedang dikomunikasikan mekanisme penyuntikan vaksin. Yang tanggal 10 Maret nanti, untuk anggota di Palangka Raya. Bagi yang di kabupaten menyesuaikan jadwal di daerah masing-masing,” terang Harris, Senin (8/3/2021).
Lebih dalam, Harris mengutarakan, vaksinisasi untuk anggota PWI sendiri, sudah berjalan sejak akhir Februari. Beberapa kabupaten sudah melaksanakan vaksinasi bagi anggota PWI.
“Vaksinasi merupakan program pemerintah, dalam mengantisipasi paparan COVID-19 yang semakin masif. Tujuannya membentengi diri wartawan yang sedang bertugas di lapangan,” jelasnya.
Sambung Harris kembali mengatakan, diakui atau tidak, wartawan merupakan garda terdepan dalam memberikan informasi tentang pandemic COVID-19. Sehingga, tidak lah mengherankan, ketika wartawan dinyatakan sebagai profesi yang rentan terpapar Covid-19. Itu pula, kenapa alasannya pemerintah memasukkan wartawan sebagai prioritas penerima vaksin.
“Saya atas nama lembaga PWI Provinsi Kalteng, mengucapkan terima kasih kepada pemerintah yang sudah menjadwalkan vaksinasi bagi wartawan. Semoga dengan pemberian vaksin, kekebalan tubuh wartawan semakin meningkat,” ungkapnya.
Selain itu, Harris juga menuturkan, program vaksinasi wartawan tidak lepas dari adanya bantuan pemerintah kabupaten, dan kota se-Kalteng.
Hal itu, sebagaimana adanya arahan dari Presiden Joko Widodo pada peringatan Hari Pers Nasional (HPN) tanggal 9 Februari 2021. Arahan tersebut, ditindaklanjuti hingga tingkat kabupaten dan kota di seluruh wilayah Bumi Tambun Bungai.
Tidak lupa, Ia juga mengungkapkan syukur, karena wartawan di Kalteng, bisa mendapatkan prioritas vaksinasi COVID-19.
“Namun, tetap diingatkan kepada wartawan yang telah divaksin, untuk tetap menerapkan protokol kesehatan. Karena vaksin, hanya menambah imun, tetapi tidak bisa membunuh virus yang menyebabkan COVID-19,” pesannya.
Harris juga menambahkan, jangan sampai setelah menjalani vaksinasi, kita merasa kebal. Wartawan tetap wajib menerapkan protokol kesehatan, ketika melaksanakan tugas.
“Saya harap, wartawan menjadi pelopor penerapan protokol kesehatan, sekaligus pula menjadi contoh yang baik dalam penerapan Protokol Kesehatan, bagi masyarakat di Provinsi Kalimantan Tengah.” Tutupnya. (YS)
TONTON JUGA BERITA VISUALNYA di