Legislator Provinsi ini Dorong Pemprov Kalteng Perhatikan Ruas Jalan Penova – Tapin Bini

 Legislator Provinsi ini Dorong Pemprov Kalteng Perhatikan Ruas Jalan Penova – Tapin Bini

FOTO: Anggota Komisi IV DPRD Kalteng, membidangi infrastruktur Jalan dan Jembatan, Willin C. Okamoto.

Kaltengnews.co.id – PALANGKA RAYA – Ruas jalan Penova – Tapin Bini, yang masih dalam kondisi tanah, nampaknya perlu dilakukan peningkatan menjadi agregat. Karena mengingat, aktivitas di ruas jalan tersebut, terbilang ramai sekaligus menjadi akses konektivitas kegiatan perekonomian masyarakat setempat.

Hal ini, seperti disampaikan oleh Anggota Komisi IV DPRD Kalteng, membidangi infrastruktur Jalan dan Jembatan, Willin C. Okamoto mengharapkan, agar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng, melalui dinas teknisnya, dapat meningkatkan ruas jalan Penova-Tavin Bini, dari kondisi jalan tanah menjadi agregat.

Lebih lanjut, Legislator dari Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar) DPRD Kalteng ini mengutarakan, aktivitas masyarakat melalui jalan tersebut terbilang cukup ramai. Namun, karena kondisi jalannya rusak, terlebih ketika hari hujan berkepanjangan, sehingga semakin memperparah kondisi ruas jalan tersebut, sehingga membuat masyarakat terpaksa melewati jalan lain atau jalan perusahaan.

“Tentunya masyarakat di wilayah setempat, akan menjadi kesulitan, ketika harus melewati jalan perusahaan, karena sebagaimana kita ketahui bersama bahwa penggunaan jalan perusahaan, pastilah akan sangat terbatas dan tidak sebebas bila dibandingkan menggunakan jalan umum, karena adanya aturan dari perusahaan itu sendiri,” Ucap Willin, Sabtu (20/3/2021).

Sambung, Wakil Rakyat asal Daerah Pemilihan (Dapil) Kalteng III, meliputi Kabupaten Kotawaringin Barat, Lamandau dan Seruyan ini mengatakan, saat ini kondisi jalan sudah sulit dilalui oleh masyarakat, dimana spot-spot tertentu kondisinya bahkan sangat rusak parah.

Sedangkan ruas jalan kabupaten sudah cukup baik, tinggal ruas provinsi saja yang belum, jalanya dan jembatannya bahkan ada yang putus, karena memang selama dua tahun ini belum tersentuh perbaikan atau pemeliharaan lagi.

“Panjang ruas jalan yang butuh peningkatan atau pemeliharaan sekitar 20 km, minimal pengerasan (agregat), karena lubang-lubang jalan sudah cukup dalam, kalau tidak segera ditangani akan semakin rusak parah,” bebernya.

Dikatakannya juga bahwa dirinya juga beberapa kali melihat kondisi jalan tersebut, dan juga baru-baru ini hal itu juga sudah disampaikan ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalteng.

“Berkaitan ruas tersebut, kami juga sudah sampaikan ke dinas PU, saat rapat dengar pendapat (RDP), harapan kami pada tahun 2021 ini mulai lagi ada pemeliharaan ataupun pengerasan jalan tersebut,”katanya
Dijelaskannya bahwa jalan tersebut merupakan jalan penghubung antara kecamatan ke jalan Negara.
“Saya yakin,kalau ruas ini bisa dilalui lancar akan sangat besar dampaknya bagi peningkatan usaha atau ekonomi masyarakat. Untuk akses ekonomi sangat luar biasa,” imbuhnya.

Diungkapkan bahwa ruas jalan simpang Penova – Tapin Bini, terakhir dilakukan perawatan pada tahun 2018 lalu, itu juga baru beberapa ratus meter saja, yakni hanya di muara jalan.

“Oleh sebab itu, kami sangat mendorong, agar Pemprov Kalteng, melalui instansi teknisnya dapat menindaklanjuti usulan yang menjadi aspirasi masyarakat setempat, yakni melakukan peningkatan ruas jalan Penova – Tapin Bini, sehingga harapannya masyarakat setempat akan merasakan manfaat pembangunan, dan roda perekonomian masyarakat pun akan terus bergerak.” tandasnya. (YS)

TONTON JUGA BERITA VISUALNYA di
KALTENGNEWS TV

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!