Tekan Sebaran COVID-19, PPS-UPR Rutin Lakukan Penyemprotan Cairan Disinfektan

 Tekan Sebaran COVID-19, PPS-UPR Rutin Lakukan Penyemprotan Cairan Disinfektan

FOTO: Kegiatan Penyemprotan Cairan Disinfektan di Lingkungan PPS-UPR, yang dilakukan oleh Tim Satgas COVID-19 Internal UPR pada sejumlah ruangan, Senin (22/2/2021) siang tadi.

Kaltengnews.co.id, PALANGKA RAYA – Dalam rangka memutus mata rantai sebaran COVID-19 di lingkungan Program Pascasarjana Universitas Palangka Raya (PPS-UPR) maka unsur pimpinan PPS-UPR, melaksanakan kegiatan penyemprotan cairan disinfektan secara rutin, seperti yang dilakukan pada hari Senin (22/2/2021) siang tadi.

Dimana, kegiatan penyemprotan cairan disinfektan dilakukan oleh Tim Satuan Tugas (Satgas) COVID-19 internal UPR, yang menurunkan 3 (tiga) orang personel, dengan berpakaian alat pelindung diri lengkap beserta alat penyemprotan cairan disinfektannya.

Penyemprotan cairan disinfektan dilakukan di setiap ruangan, baik itu di ruangan Direktur dan Wakil Direktur, ruang tata usaha, ruang penjaminan mutu, ruangan masing-masing program studi dan sejumlah ruangan perkuliahan. Sedikitnya, ada 17 ruangan yang disemprot cairan disinfektan kali ini.

Disela-sela kegiatan penyemprotan cairan disinfektan, Direktur PPS-UPR UPR Prof. Dr. Ir. Yetrie Ludang, MP melalui Wakil Direktur Bidang Umum dan Keuangan Dr. Indrawan Permana Kamis, ST, MA. menyampaikan, sebetulnya melalui kegiatan ini, selain menjadi suatu kegiatan rutin dilaksanakan, juga sebagai upaya menyikapi perkembangan kasus baru sebaran COVID-19 yang terdeteksi terjadi di lingkungan PPS-UPR.

Lebih lanjut, Dr. Indrawan juga menyebutkan bahwa telah ditemukan suspek baru di lingkungan PPS-UPR. Dimana, yang bersangkutan saat ini juga sedang melakukan isolasi mandiri di asrama haji.

“Kegiatan penyemprotan cairan disinfektan kali ini, merupakan salah satu langkah preventif pencegahan sebaran COVID-19 di lingkungan PPS-UPR. Upaya lainnya, yakni terhitung sejak tanggal 22 Februari sampai 1 Maret 2021, melaksanakan Lockdown secara terbatas,” Ucap Dr. Indrawan, saat dibincangi sejumlah awak media, di sela-sela kegiatan penyemprotan cairan disinfektan.

Sambung Dr. Indrawan mengatakan, adapun langkah lainnya yakni melakukan tes swab di lingkungan civitas akademika PPS-UPR, terutama kepada sejumlah rekan kerja atau staf-staf terdekat yang bersangkutan, yang mana hasilnya menunjukkan negatif.

Dikatakan Dr. Indrawan, sementara selama pemberlakukan Lockdown secara terbatas, untuk pelayanan administrasi, misalnya pelayanan registrasi dan pelayanan legalisir maupun urusan surat menyurat lainnya, yang bersifat tatap muka, saat ini dihentikan sementara waktu.

Sedangkan untuk kegiatan perkuliahan, tetap dilaksanakan seperti biasanya, yakni melalui sambungan virtual atau secara online.

“Selain itu, untuk sekedar diketahui pula, sebetulnya sejak adanya pandemi COVID-19, seluruh kegiatan perkuliahan di lingkungan PPS-UPR dilaksanakan secara online. Jadi, kami sampaikan kegiatan perkuliahan tetap dilaksanakan seperti biasanya melalui daring. Yang dibatasi selama pemberlakukan Lockdown secara terbatas, hanyalah pada pelayanan administrasi dan surat menyurat secara tatap muka, sedangkan untuk kegiatan perkuliahan memang sudah lama dilakukan secara online,” tegasnya.

Ditambahkan Dr. Indrawan, sebagaimana untuk diketahui bersama bahwa Direktur PPS-UPR ibu Prof. Dr. Ir. Yetrie Ludang, MP sedari awal adanya pandemi COVID-19, telah berkomitmen melakukan berbagai langkah preventif, dimana salah satunya adalah dengan menyediakan sarana prasana pendukung pencegahan pandemi COVID-19 di lingkungan PPS-UPR.

“Dimana, kawan-kawan media dapat melihat sendiri sejumlah Sapras yang tersedia di sekitar area gedung PPS-UPR, seperti tersedianya westafel pencuci tangan, hand sanitizer, serta adanya himbauan selama berada di lingkungan PPS-UPR wajib mengenakan masker,” tandasnya.

Sementara itu, masih di hari dan tempat yang sama, Koordinator Penyemprotan Cairan disinfektan yang berasal dari Tim Satgas COVID-19 Internal UPR, Hergason menyampaikan bahwa kegiatan yang dilakukan oleh tim satgas COVID-19 internal yang berasal dari Fakultas Kedokteran (FK) UPR, sebenarnya telah dilaksanakan secara rutin.

“Namun, dalam pelaksanaan di lapangan, memang terdapat sejumlah kendala, dimana salah satunya ialah adanya keterbatasan anggaran dari tim satgas COVID-19 internal UPR, yang mana untuk menjalankan tugasnya terkadang harus menggunakan dana talangan. Kendati demikian, kami selalu siap kapan pun dibutuhkan, seperti melaksanakan kegiatan penyemprotan di lingkungan PPS-UPR kali ini,” Tutup Hergason. (YS)

TONTON JUGA BERITA VISUALNYA di
KALTENGNEWS TV

Yundhi - Kaltengnews.co.id

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *