Pemprov Kalteng Lepas 14 Armada Bus untuk Program Mudik Gratis Idulfitri 1446 H
Dewan Provinsi Dorong Pemprov Kalteng kembali Kembangkan Komoditi Rotan

FOTO: Sekretaris Komisi II DPRD Kalteng membidangi Ekonomi dan Sumber Daya Alam, Fajar Hariadi.
Kaltengnews.co.id, PALANGKA RAYA – Potensi Sumber Daya Alam (SDA) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) sangat melimpah, dimana salah satunya adalah rotan. Hal ini seperti disampaikan oleh Sekretaris Komisi II DPRD Kalteng membidangi Ekonomi dan Sumber Daya Alam, Fajar Hariadi.
Berkenaan dengan hal ini, Legislator provinsi dari fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) DPRD Kalteng ini mengharapkan seraya mendorong, kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng, melalui Dinas/Instansi terkait, untuk bisa kembali membangkitkan komoditi rotan Kalteng.
Dikatakan Fajar, kualitas rotan dari Bumi Tambun Bungai yang telah diolah menjadi bahan setengah jadi, memiliki kualitas tinggi dan tidak kalah bersaing dengan rotan dari wilayah lain di Indonesia.
Menurutnya, walaupun kualitas rotan Kalteng memiliki kualitas tinggi, salah satu masalah yang dihadapi oleh komoditi rotan saat ini, adalah kebijakan Pemerintah Republik Indonesia (RI) yang melarang ekspor bahan rotan setengah jadi.
“Sebenarnya komoditi rotan bisa menjadi primadona yang menjanjikan bagi masyarakat Kalteng. Namun sayangnya hal tersebut harus terbentur dengan kebijakan pemerintah pusat yang melarang ekspor bahan rotan setengah jadi,” ujarnya, Selasa (23/2/2021).
Wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) II meliputi Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dan Seruyan ini juga mengatakan, saat Komisi II DPRD Kalteng sudah meninjau langsung sentra Industri rotan di wilayah Hampangen, Kabupaten Katingan, Komisi II optimis bahwa industri dan komoditi rotan bisa bangkit kembali apabila ada perubahan kebijakan terkait ekspor rotan.
“Apabila ada perubahan kebijakan dari pemerintah pusat misalnya memperbolehkan ekspor rotan, tentunya Komisi II optimis bahwa komoditi rotan Kalteng bisa kembali bangkit dan menjadi primadona pada leading sektor perekonomian,” tandasnya. (YS)
TONTON JUGA BERITA VISUALNYA di