FOTO: Kepala Dispora Kalteng, Falery Tuwan.

Hadapi PON XX 2021 di Papua, Dispora Kalteng Dorong KONI susun Perencanaan Tepat dan Akurat

Kaltengnews.co.id, PALANGKA RAYA – Menghadapi perhelatan Pekan Olah Raga Nasional (PON) XX Tahun 2021 di Papua, Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menyarankan, kepada Komite Olahraga Nasional (KONI) Kalteng, untuk dapat menyusun sejumlah program yang tepat dan akurat.

Hal ini seperti diutarakan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalteng, Falery Tuwan menyampaikan bahwa KONI Kalteng, guna menghadapi PON XX 2021 di Papua, mendapatkan anggaran hibah sebanyak Rp. 10 miliar.

Dimana, anggaran tersebut diharapkan dapat digunakan untuk berbagai persiapan, menghadapi multi event olahraga tingkat nasional ini, mulai dari Pelatda, peralatan, keberangkatan dan pulang.

“Tahap awalnya itu KONI menyusun perencanaan yang tepat dan akurat, perencanaan yang berkaitan dengan anggaran. Jumlah anggaran terbatas sehingga menyusun perencanaan harus sangat detail, dan yang pertama kebutuhan atlet terpenuhi dulu sama Pelatda, itu nomor satu,” Ujar Falery, Jumat (8/1/2021).

Sekedar untuk diketahui, ada 8 (delapan) Cabang Olahraga (Cabor) Unggulan, yang sudah dikelompokkan oleh KONI Kalteng, untuk di perjuangkan oleh kontingen asal Bumi Tambun Bungai pada PON XX Tahun 2021 di Papua. Yang mana, harapannya anggaran tersebut, dapat dioptimalkan guna mencukupi semua kebutuhan.

Sementara, berkenaan dengan dukungan anggaran peralatan, yang tersedia di bawah Rp. 2 miliar, dan dinilai kurang mencukupi.

Kata Falery, biaya peralatan memang sangat besar, dengan dana yang ada ini, KONI Kalteng dipersilahkan memilah lagi, mana yang lebih menjadi prioritas, untuk bisa meraih medali agar diberikan peralatannya.

Lebih lanjut, Falery mengatakan, berkenaan dengan hal ini, pihak Dispora Kalteng akan melaporkannya kepada Gubernur, artinya dengan dana Rp. 10 miliar itu, kontingen Kalteng sudah siap berlaga di ajang olahraga bergengsi di tingkat nasional.

Sekarang, hanya tinggal KONI kalteng saja lah mengatur, bagaimana bulan Februari ini, sudah mulai menggelar Pelatda, seperti Cabor Dayung dan unggulan lainnya, yang berpotensi meraih medali. Sesuai petunjuk Gubernur, priotas mempersiakan Cabor yang berpotensi medali.

“Yang penting saat ini, ada Pelatda untuk Cabor unggulan itu selama 6 bulan dengan ada belanja peralatan sedikit. Memang yang jadi masalah ini peralatannya yang kurang, anggarannya itu paling tidak sampai Rp. 4 miliar, yang tersedia ini kurang lebih 1,8 miliar rupiah, masih sangat sedikit,” Kata Falery menambahkan.

Falery kembali menuturkan bahwa saat ini, KONI Kalteng sudah menyusun pola Pelatda, yang dikelompokan menjadi dua, Pelatda Terpusat dan Pelatda Mandiri. Khusus pelatda terpusat atlet diinapkan di asrama dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, sementara mandiri atlet tidak diinapkan.

Dirinya juga sudah berkoordinasi dengan KONI, dan sekarang ini sudah mulai menyusun programnya. Anggarannya sudah ada dan siap, Dispora hanya mengawasi, sehingga kegiatannya tepat memenuhi hak-hak cabor lebih dulu, setelah itu sisanya untuk hal-hal pendukung.

Sebelumnya, Dispora bersama KONI dan 16 Cabor yang lolos PON sudah menggelar pertemuan melakukan koordinasi mengenai rincian penggunaan anggaran Rp10 miliar.

Sudah sama-sama menghitung anggaran tersebut, dan hanya cukup untuk memberangkatkan cabang unggulan. Dengan anggaran yang ada ini, KONI sudah bisa bergerak untuk kontingen Kalteng melaksanakan Pelatda untuk Cabor unggulan. (*)

TONTON JUGA BERITA VISUALNYA di
KALTENGNEWS TV

0 Reviews

Write a Review

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!