Kaltengnews.co.id – PALANGKA RAYA – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalteng, Sudarsono mengatakan pelaksanaan program rehabilitasi hutan dan lahan yang akan dilaksanakan oleh pemerintah melalui instasi terkait harus melibatkan masyarakat.
“Dengan melibatkan masyarakat maka hal itu akan berdampak positif terhadap berbagai hal, seperti penentuan jenis pohon yang akan ditanami juga langkah-langkah pemeliharaan kedepannya,” ucapnya, Selasa (05/07/2022).
Lanjutnya, langkah-langkah pemeliharaan harus melibatkan masyarakat, supaya program itu bisa berjalan secara maksimal.
“Melibatkan masyarakat dalam menjalankan program ini juga harus dimulai sejak menyusun perencanaan, pelaksanaan atau implementasi, pengawasan atau monitoring, bahkan sampai pada evaluasi program tersebut,” katanya.
Selain itu, ia juga mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh Balai Pengelolaan Daerah Air Sungai (BPDAS) Kahayan dalam menjalankan program itu dengan melibatkan masyarakat sekitar.
Disebutkannya, keturutsertaan masyarakat tentu akan menjadi hal yang sangat baik, sebab selama ini dalam program rehabilitasi hutan dan lahan perencanaan sepenuhnya selalu dari pemerintah saja.
Sedangkan masyarakat sekitar kurang dilibatkan, sehingga membuat dukungan masyarakat sekitar hutan atau lahan itu menjadi tidak maksimal bahkan terkesan membiarkan. Sehingga, dengan melibatkan masyarakat dinilai sangat penting.
“Jadi, dengan melibatkan masyarakat dari awal dalam upaya merehabilitasi hutan dan lahan ini bisa optimal dan berjalan baik, karena tentu masyarakat sekitar lebih mengenal kawasan hutan dan lahan yang ada. Harapan kita, upaya ini kedepan dapat memberikan hasil yang maksimal bagi pelestarian lingkungan,” tandasnya. (YS)
TONTON JUGA BERITA VISUAL LAINNYA di