Kaltengnews.co.id – PALANGKA RAYA – Rektor Universitas Palangka Raya (UPR) Dr. Andrie Elia, SE, MSi menyampaikan perumusan arah kebijakan Pembangunan UPR tahun 2022-2026.
Dimana, hal utama yang disampaikan oleh Dr. Andrie Elia yakni berkenaan dengan kualitas tenaga pendidik (dosen, red) dan lulusan (alumni, red); pengembangan sarana infrastruktur, yakni adanya bangunan Pusat Pengembangan IPTEK dan Inovasi Gambut (PPIIG) UPR, dan Gedung Kembar Merah Putih sebagai tempat kuliah terpadu, dengan 6 lantai.
“Di masa jabatan, antara tahun 2018 sampai 2022, UPR sudah banyak sekali mengalami kemajuan, baik itu sarana dan prasarana, dosen maupun para lulusan dari UPR yang saat ini juga banyak terserap di beberapa sektor pekerjaan,” katanya, dalam penyampaian materi kuliah umum, pada kegiatan Orientasi Keorganisasian PWI Kalteng, Sabtu (16/07/2022) pagi.
Lanjut Dr. Andrie Elia mengatakan progres pengembangan dan kemajuan di UPR. Dari sisi infrastruktur fisik, dapat dilihat dari adanya bangunan Gedung 7 lantai PPIIG UPR, sebagai pusat penelitian gambut, serta Gedung Kembar Merah Putih 6 lantai sebagai tempat perkuliahan terpadu.
“Perlu diketahui, untuk mendapatkan bangunan gedung PPIIG UPR ini tidak lah mudah, karena harus berkompetisi dulu dengan perguruan tinggi se-Indonesia. Sumber dana pembangunan gedung PPIIG UPR ini berasal dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) setelah mampu bersaing dengan 4.700 perguruan tinggi,” imbuhnya.
Dr. Andrie Elia juga menambahkan bahwa gedung PPIIG ini diharapkan sebagai pusat kajian gambut bertaraf internasional yang dimiliki UPR.
Dimana, melalui karya IPTEK dan Inovasi dari para guru besar dan ahli gambut yang dimiliki oleh UPR, diharapkan dapat berkontribusi dan bisa bermanfaat bagi masyarakat dunia.
Selain itu, Dr. Andrie Elia menyebutkan kemajuan UPR ini tidak lepas dari adanya kerjasama dan dukungan semua pihak, termasuk pula dari kawan-kawan insan pers yang bekerja secara profesional, dalam mendukung kemajuan UPR ini sendiri.
“Melalui informasi pemberitaan yang dilakukan dengan tahapan penulisan yang benar, maka bisa mengedukasi masyarakat dan mencerdaskan bangsa,” timpalnya.
Selain itu, Ketua Harian Dewan Adat Dayak (DAD) Provinsi Kalimantan Tengah ini juga berpesan kepada calon rektor UPR periode 2022-2026 mendatang, bisa terus melanjutkan pembangunan di kampus yang menjadi kebanggaan masyarakat Kalimantan Tengah, untuk menuju UPR Jaya Raya. (YS)
TONTON JUGA BERITA VISUAL LAINNYA di
KALTENGNEWS TV