FOTO : Ketua Harian SPS Pusat, Januar P. Ruswita, Wakil Ketua Dewan Pers, Agung Admojo beserta jajaran pejabat lainnya saat membuka dialog nasional SPS di Ballroom Hotel Premiere Pekanbaru, Rabu (6/7/2022).
KALTENGNEWS.co.id – PEKANBARU – Serikat Perusahaan Pers (SPS) gelar dialog nasional bertema ‘Kolaborasi Menuju Kebangkitan Ekonomi Nasional’ di Ballroom Hotel Premiere Pekanbaru, Riau pada Rabu (6/7/2022).
Menteri BUMN RI, Erick Thohir selaku pembicara dalam kegiatan itu mengatakan, pers merupakan sarana pendidikan dan pencerahan atas informasi yang kini terkesan remang-remang antara opini dan fakta. Dia mengharapkan agar SPS lebih adaptif dan sesuai dengan road map kekinian agar tetap sehat, maju dan bermartabat.
“Arus berita saat ini begitu banyak dan padat. Sebab itu kita butuh pers yang mencerahkan dan mendidik masyarakat. Jangan cuma memikirkan bisnis orientasi saja, namun pers juga dituntut menyajikan informasi yang baik,” katanya.
Ketua MPR RI, Bambang Susatio mengatakan bahwa penggunaan smartphone merupakan biang keladi menurunnya oplah media cetak saat ini. Sebab masyarakat lebih memilih baca berita online yang lebih murah, up to date dan gampang diakses.
“Sejalan dengan itu, maka berdasarkan survei SPS tahun 2020 bahwa tingkat kerugian perusahaan pers mencapai 40 persen. Kerugian dipastikan terus membengkak ditahun mendatang. Sebab itu perlu adanya kolaborasi untuk meningkatkan bisnis pers Indonesia hidup dan tetap mencerdaskan bangsa,” pungkasnya. (Anggra)